Bitcoin Terkoreksi di Zona Merah, Gagal Pertahankan Level USD66.000

Bitcoin

ASIAWORLDVIEW – Harga Bitcoin (BTC) kembali bergerak di zona merah, melanjutkan koreksi setelah gagal mempertahankan level psikologis USD66.000. Berdasarkan data dari berbagai platform, BTC diperdagangkan di kisaran USD64.800–USD65.100, dengan penurunan harian antara 1,2%–2%.

Beberapa sumber mencatat harga spesifik yang sedikit berbeda, seperti USD64.867,91 (turun 2%), USD65.026,05 (turun 1,36%), USD65.127,33 (turun 1,28%), dan USD64.953,64 (turun 1,51% pada pukul 21:20 EDT). Kapitalisasi pasar Bitcoin kini berada di sekitar USD1,3 triliun , dengan volume perdagangan harian mencapai USD24,35 miliar , menandakan aktivitas pasar yang tetap tinggi meski tekanan penjualan meningkat.

Pelemahan ini dipicu oleh tiga faktor utama yang saling memperkuat. Pertama, eskalasi konflik Timur Tengah antara AS dan Iran yang telah berlangsung selama 13 hari berturut-turut. Serangan udara berkelanjutan dan pernyataan Presiden AS Donald Trump tentang kemungkinan serangan skala besar memicu bergulirnya harga minyak mentah hingga di atas USD95/barel.

Baca Juga: Industri Kripto Ragukan Pengesahan Kejelasan RUU 2025

Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran inflasi global. Dalam kondisi seperti ini, investor cenderung beralih ke aset aman dan menjauhi aset berisiko seperti kripto. Kedua, dikeluarkannya regulasi terkait Digital Asset Market Clarity Act yang menambah tekanan psikologis. Harapan akan kepastian hukum bagi aset digital mulai memudar.

Plaku pasar menahan ekspansi jangka panjang. Ketiga, ambil keuntungan setelah kenaikan 3,45% dalam 30 hari terakhir. Saat harga mendekati resistance kuat di USD66.300, banyak trader jangka pendek merealisasikan keuntungan, memicu tekanan jual dan mendorong harga turun ke area support berikutnya.

Dampak koreksi Bitcoin juga terasa di pasar kripto lainnya. Ethereum (ETH) turun ke kisaran USD1.800–1.870 , XRP melemah ke sekitar USD1,10 , dan Dogecoin (DOGE) memimpin penurunan dengan koreksi hingga 5,21% . Dalam 24 jam terakhir, lebih dari US$ 250 juta posisi dilikuidasi, dengan USD188 juta di antaranya berasal dari posisi panjang ( long position ).

Secara teknikal, area USD64.600 menjadi support penting yang perlu diperhatikan. Jika Bitcoin mampu bertahan di atas zona ini, peluang rebound masih terbuka. Namun, jika level tersebut jebol, koreksi lebih dalam bisa terjadi.

Meski demikian, tren jangka menengah belum sepenuhnya berubah: Bitcoin masih mencatat kenaikan 3,45% dalam 30 hari terakhir dan 1,85% dalam sepekan , meski turun 15,82% dalam 60 hari dan 16,09% dalam 90 hari . Ini menunjukkan bahwa proses pemulihan masih berlangsung, namun tekanan bearish belum hilang sepenuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *