Pakar: Nutrisi Tepat Bantu Cegah Cedera dan Kelelahan

Makanan sehat ala Indonesia, gado-gado.

ASIAWORLDVIEW – Masyarakat Indonesia beranggapan bahwa makan harus selalu membuat kenyang. Makanan yang baik untuk tubuh tidak seharusnya dikonsumsi hingga terlalu kenyang, melainkan cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan protein harian. Hal ini penting karena ketika seseorang makan berlebihan, sistem pencernaan akan bekerja lebih keras, menyebabkan rasa tidak nyaman, kantuk, bahkan penurunan energi yang justru menghambat aktivitas, termasuk olahraga atau pekerjaan sehari-hari.

“Pola makan yang seimbang dengan porsi terukur membantu tubuh mendapatkan energi yang stabil tanpa membebani organ pencernaan. Nutrisi seperti karbohidrat kompleks, protein berkualitas, lemak sehat, serta vitamin dan mineral akan mendukung fungsi tubuh secara optimal,” sebut Fahmy Qurusy, Fitness Coach dan Lifestyle Influencer di acara media gathering yang dihelat Powerade di Jakarta.

Nutrisi dan makanan perlu diperhatikan secara serius ketika seseorang menjalani olahraga rutin karena tubuh membutuhkan energi, zat gizi, dan cairan yang seimbang untuk mendukung performa fisik sekaligus menjaga kesehatan jangka panjang. Saat berolahraga, otot bekerja lebih keras dan metabolisme meningkat, sehingga kebutuhan energi dari karbohidrat sebagai sumber bahan bakar utama menjadi lebih tinggi.

Protein juga berperan penting dalam memperbaiki dan membangun jaringan otot yang mengalami mikro-kerusakan akibat aktivitas fisik. Selain itu, lemak sehat membantu menjaga ketahanan energi, sementara vitamin dan mineral mendukung fungsi enzim, sistem imun, serta keseimbangan elektrolit.

Baca Juga: Semangat Gaya Hidup Aktif di Power Arena

“Protein, misalnya, berperan dalam memperbaiki jaringan otot dan menjaga metabolisme, sementara karbohidrat menjadi sumber energi utama,” ia menambahkan.

Jika nutrisi tidak terpenuhi dengan baik, risiko kelelahan, cedera, dan penurunan performa akan meningkat. Misalnya, kekurangan cairan dapat menyebabkan dehidrasi, yang berdampak pada penurunan konsentrasi, koordinasi, dan bahkan berbahaya bagi kesehatan jantung.

“Jika kelebihan tidak boleh, kekurangan juga dilarang. Pokoknya harus pas. Kalau kekurangan zat besi atau kalsium yang dapat memengaruhi daya tahan tubuh dan kesehatan tulang,” jelasnya.

Memperhatikan nutrisi saat berolahraga rutin bukan hanya soal performa fisik, tetapi juga bagian dari gaya hidup sehat. Dengan asupan makanan yang tepat, olahraga dapat memberikan manfaat maksimal, mulai dari peningkatan kebugaran, pengendalian berat badan, hingga pencegahan penyakit kronis. Nutrisi yang baik memastikan tubuh mampu beradaptasi dengan beban latihan, mempercepat pemulihan, dan menjaga keseimbangan antara aktivitas fisik dan kesehatan mental.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *