Inul Daratista: Dangdut Bukan Sekadar Hiburan, Tapi Warisan Budaya

Inul Daratista

ASIAWORLDVIEW – Inul Daratista merasa bangga sekaligus terharu ketika dangdut diangkat oleh Google menjadi Doodle pada Hari Musik Sedunia, Minggu (21/6/2026). Hal ini bukan sekadar penghormatan terhadap genre musik yang telah membesarkan namanya, tetapi juga pengakuan dunia atas dangdut sebagai warisan budaya otentik Indonesia.

“Dangdut adalah musik rakyat yang mampu menjangkau semua lapisan masyarakat, dari desa hingga kota besar, dari generasi lama hingga generasi muda. Dangdut ada di Google Doodle, sebagai bukti bahwa musik yang lahir dan tumbuh di tanah air kini mendapat panggung internasional,” sebut Inul Daratista di acara Geal Goel Google.

Sebagai salah satu ikon dangdut modern, Inul Daratista memahami betul bagaimana musik ini berevolusi dari masa ke masa. Ia menyaksikan bagaimana generasi sebelumnya menikmati dangdut klasik yang penuh pesan moral, sementara generasi sekarang menghidupkan kembali genre ini dengan sentuhan pop, koplo, hingga EDM.

Baca Juga: Google Doodle Angkat Dangdut di Hari Musik Dunia 2026

“Kehadiran dangdut di Doodle bukan hanya nostalgia, melainkan simbol bahwa musik ini masih relevan, terus berdenyut, dan mampu beradaptasi dengan zaman. Aku juga berterima kasih kepada Google ini, membantu memperkuat kebanggaan nasional, sekaligus mendorong generasi muda untuk melestarikan budaya lokal melalui ruang digital,” ia menambahkan.

Dengan bangga, Inul menyebut bahwa pengakuan global terhadap dangdut adalah bentuk apresiasi atas kerja keras para musisi dan komunitas yang menjaga musik ini tetap hidup. Ia berharap momentum ini menjadi dorongan bagi industri musik Indonesia untuk semakin percaya diri bersaing di panggung dunia.

“Dangdut bukan hanya hiburan, tetapi juga bahasa kebersamaan, doa, dan harapan yang menyatukan masyarakat,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *