ASIAWORLDVIEW – Kompetisi Hennessy MyWay 2026 hadir kembali untuk keenam kalinya sebagai sebuah panggung bergengsi yang secara khusus mencari dan mengembangkan generasi baru bartender Indonesia. Mereka diminta untuk bersinar di kancah internasional.
Lebih dari sekadar kompetisi meracik koktail, Hennessy MyWay merupakan sebuah platform yang menantang para peserta untuk mendefinisikan ulang seni mixology melalui tiga pilar penting, yaitu keberlanjutan (sustainability), penceritaan (storytelling), dan pengalaman penyajian berbasis ritual (ritual-driven experiences), yang semuanya harus diwujudkan dalam sebuah kreasi koktail orisinal berbasis Hennessy.
Perjalanan ini dibangun di atas rekam jejak gemilang para talenta Indonesia yang telah mengharumkan nama bangsa. Pada tahun 2023, Rizky Ramdhani Razak berhasil menembus jajaran Global Top 3 sekaligus menyabet penghargaan Most Sustainable Award, diikuti oleh I Gusti Putu Agus Giri Asta yang meraih Global Top 3 dan Best Service Ritual Award pada tahun berikutnya, serta Arya Dharmayasa yang dinobatkan sebagai Regional Winner.
Baca Juga: Fruit Punch Jadi Favorit Minuman Segar di Indonesia
Untuk memperluas jangkauan dan memberikan bekal bagi calon peserta, Hennessy telah menggelar rangkaian pre-event activation di empat kota—Jakarta (8 April), Bandung (17 April), Semarang (24 April), dan Bali (26 April)—berupa sesi masterclass dan guest shift yang melibatkan para pemenang sebelumnya untuk berbagi pengalaman, mulai dari strategi kreatif hingga proses pendaftaran.
Adapun peta jalan kompetisi ini dimulai dengan pengumpulan video kreasi koktail yang paling lambat 15 Mei 2026. Setiap karya akan dinilai berdasarkan aspek keberlanjutan, keseimbangan rasa, ritual penyajian, pengetahuan produk, dan eksekusi keseluruhan.
Tahapan seleksi akan berlanjut menuju pengumuman 10 besar pada 1 Juni 2026, babak penjurian fisik mulai 15 Juni, hingga pengumuman 5 besar pada 15 Juli 2026. Puncaknya, National Final akan digelar pada 13 Agustus 2026 untuk memilih satu wakil terbaik.
Pemenang akan membawa nama Indonesia menuju Global Final di Prancis pada Oktober 2026, bersaing memperebutkan takhta juara dunia serta berbagai penghargaan bergengsi lainnya di hadapan para ahli mixology global.
