ETF XRP Catat Jeda Arus Masuk

XRP Ripple

ASIAWORLDVIEW – ETF XRP tidak mencatat arus masuk bersih harian per 27 Maret, menandakan jeda dalam pergerakan modal baru. Arus masuk kumulatif telah mencapai angka tertinggi sebesar USD1,21 miliar, yang menunjukkan keterlibatan investor yang terus berlanjut.

Aset bersih tercatat sebesar 933,33 juta, setara dengan 1,15% dari nilai pasar XRP. Volume perdagangan mencapai 18,03 juta selama sesi tersebut. Produk Bitwise, Franklin, dan Grayscale mengalami penurunan, dan saham-saham tersebut ditutup turun di bursa utama AS.

Harga XRP anjlok ke USD1,32 selama sesi 4 jam 30 Maret 2026. Kondisi ini memperpanjang pergerakan korektifnya.

Baca Juga: Harga XRP Turun, Tekanan Bearish Kembali Muncul

Grafik teknis menunjukkan bahwa XRP masih berada di bawah tekanan jual. Pergerakan harga telah membentuk level terendah dan tertinggi yang semakin rendah. Tren ini merupakan indikasi bahwa momentum bearish akan terus mendominasi struktur pasar.

Indeks Kekuatan Relatif (RSI) periode 4 jam berada di level 36. Angka ini menempatkan XRP dekat dengan zona oversold.

Sementara itu, indikator MACD berada pada nilai negatif. Garis-garis sinyal ini tetap berada di bawah titik nol. Konfigurasi ini menandakan aksi bullish yang melemah dan risiko negatif yang persisten.

Jika harga XRP kembali menembus USD1,38, target kenaikan berikutnya berada di USD1,45. Penembusan yang berkelanjutan di atas level tersebut dapat membuka jalan menuju USD1,55. Sebaliknya, kegagalan mempertahankan USD1,30 dapat mempercepat kerugian. Dalam skenario tersebut, para trader akan memantau dengan cermat zona support USD1,25 dan USD1,200.