Menkeu Purbaya: BBM Bersubsidi Bisa Naik Jika Harga Minyak Dunia Melonjak

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

ASIAWORLDVIEW – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi berpotensi naik apabila harga minyak dunia terus melonjak. Kebijakan subsidi BBM sangat bergantung pada pergerakan harga minyak global, sehingga kenaikan harga internasional akan menambah beban fiskal negara.

“Kalau memang anggarannya enggak kuat sekali, tidak ada jalan lain, kami berbagi dengan masyarakat sebagian. Artinya, ada kenaikan BBM,” kata Menkeu Purbaya di Jakarta.

Jika tren kenaikan berlanjut, lanjutnya, pemerintah harus menyesuaikan harga BBM bersubsidi agar tidak menimbulkan tekanan besar pada anggaran. Menurutnya, stabilitas harga energi di dalam negeri sangat dipengaruhi oleh dinamika pasar minyak dunia.

Namun, dia menggarisbawahi, kenaikan itu baru akan terjadi bila APBN sudah tidak mampu mengimbangi tekanan harga minyak dunia.

Baa Juga: Alasan Menkeu Purbaya Percaya Diri Pertumbuhan Ekonomi Capai 6%

Menurut Purbaya, hasil perhitungan Kementerian Keuangan menunjukkan defisit APBN bisa mencapai 3,7 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) bila harga minyak bertahan pada level 92 dolar AS per barel sepanjang tahun dan tidak ada intervensi dari pemerintah.

Namun, Purbaya memastikan bakal mengambil langkah mitigasi agar tekanan harga minyak dunia tidak memperlebar defisit APBN. Selain penyesuaian harga BBM, opsi lain yang juga tersedia adalah realokasi belanja negara.

Sejumlah anggaran program dengan tingkat urgensi rendah dapat digeser untuk menjaga kesehatan fiskal negara. Langkah ini dilakukan agar beban anggaran tetap terkendali di tengah dinamika ekonomi yang menekan. Namun, pemerintah menegaskan bahwa belanja yang berdampak langsung bagi masyarakat tidak akan digeser dan tetap menjadi prioritas utama. Dengan strategi tersebut, keseimbangan fiskal dapat terjaga tanpa mengorbankan kebutuhan masyarakat, sehingga program-program penting yang menyentuh kehidupan sehari-hari tetap berjalan sebagaimana mestinya.