Berbuka Puasa dengan Bijak, Seimbangkan Asupan Gula dan Nutrisi

Kolak pisang dan ubi jalar

ASIAWORLDVIEW – Saat berbuka puasa, banyak orang cenderung mengonsumsi makanan atau minuman manis karena tubuh membutuhkan energi cepat setelah seharian berpuasa. Selama puasa, kadar gula darah menurun sehingga tubuh secara alami mencari sumber glukosa yang mudah diserap untuk memulihkan energi. Makanan manis seperti kurma, kolak, atau teh manis memberikan rasa kenyang instan sekaligus meningkatkan kadar gula darah dengan cepat.

Jumlah gula yang kita konsumsi saat berpuasa sebaiknya serupa dengan yang kita konsumsi pada hari-hari biasa. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan agar orang dewasa membatasi asupan gula bebas hingga maksimal 12 sendok teh per hari. Untuk manfaat kesehatan tambahan, disarankan untuk menjaga asupan ini di bawah satu sendok teh per hari.

Selama Ramadan, penting untuk menjaga asupan nutrisi yang seimbang dengan mengonsumsi berbagai makanan sehat, baik saat berbuka puasa maupun saat sahur. Kita harus memastikan bahwa kebiasaan makan dan asupan cairan kita seimbang dan terkontrol sepanjang periode puasa.

Baca Juga: Susu Kental Manis Bukan Susu: Bahaya Konsumsi Berlebihan

Menurut Kementerian Kesehatan pada tahun 2023, konsumsi minuman manis kemasan di Indonesia rata-rata 20,23 liter per orang. Indonesia menempati peringkat ketiga di Asia Tenggara untuk konsumsi tertinggi minuman manis ini. Selama 20 tahun terakhir, konsumsi minuman manis kemasan telah meningkat lima belas kali lipat.

Penting untuk memastikan bahwa makanan yang kita konsumsi mengandung campuran seimbang antara karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan serat. Selain itu, menjaga asupan cairan yang cukup juga sangat penting.

Tubuh kita cenderung kehilangan energi yang signifikan setelah berpuasa selama 12 jam, dan mengonsumsi makanan manis dapat dengan cepat membantu mengembalikan energi tersebut. Namun, penting untuk menghindari asupan gula berlebihan selama sahur. Sebaliknya, fokuslah pada makanan yang dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Pilihan yang baik termasuk makanan yang kaya serat, karbohidrat kompleks, dan protein, karena dapat membantu mencegah rasa lapar kembali dengan cepat.

Secara umum, tubuh manusia membutuhkan sekitar 2 liter cairan per hari. Selama berpuasa, kita masih dapat memenuhi kebutuhan hidrasi dengan mengatur waktu konsumsi cairan secara tepat. Kita dapat melakukannya dengan minum 2 gelas air saat berbuka puasa, 1 gelas sebelum shalat Tarawih, 1 gelas setelah shalat Tarawih, 2 gelas sebelum tidur, dan 2 gelas saat sahur. Dengan mengikuti jadwal ini, kita dapat mengelola kebutuhan cairan tubuh secara efektif.