Pemerintah Memantau ketat Peta Jalan Perdagangan Digital

Indonesia, sebagai ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara, mengambil langkah strategis dengan meluncurkan eTrade Readiness Assessment (eT Ready).

ASIAWORLDVIEW – Indonesia, sebagai ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara, mengambil langkah strategis dengan meluncurkan eTrade Readiness Assessment (eT Ready). Laporan terbaru dari Badan PBB UNCTAD menghadirkan roadmap strategis bagi Indonesia untuk mendorong perkembangan e-commerce dan perdagangan digital.

Dokumen ini menekankan pentingnya pemberdayaan UMKM agar mampu menjangkau pasar domestik maupun global. Langkah ini tercapai melalui pemanfaatan teknologi digital, peningkatan kapasitas, serta akses terhadap infrastruktur dan regulasi yang mendukung.

“Temuan dalam kajian ini akan membantu mengarahkan upaya Indonesia dalam memperkuat ekosistem e-commerce dan perdagangan digital serta mendorong penyelarasan yang lebih baik, sehingga ekonomi digital Indonesia tumbuh tidak hanya lebih cepat, tetapi juga lebih adil, aman, dan tangguh,” ujar Direktur Perdagangan Internasional Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Ditya Agung Nurdianto, dikutip Asiaworldview, Kamis (12/2/2026).

Roadmap tersebut juga memberikan panduan komprehensif mengenai langkah-langkah yang perlu diambil pemerintah dan pemangku kepentingan dalam memperkuat ekosistem perdagangan digital. Mulai dari kebijakan, literasi digital, hingga integrasi dengan pasar internasional.

Baca Juga: Menteri Perdagangan Budi Santoso Proyeksikan Ekspor Tumbuh Stabil, Targetkan Ekspansi 7,09%

Dengan nilai sekitar USD 90 miliar pada tahun 2024, ekonomi digital Indonesia menyumbang lebih dari sepertiga total ekonomi digital ASEAN. Sebagai satu-satunya anggota G20 di kawasan ini, Indonesia menempatkan perdagangan digital sebagai inti strategi pembangunannya, sebagaimana tercermin dalam “Visi Indonesia Emas 2045” untuk menjadi negara berpendapatan tinggi dan berdaya saing global.

“Indonesia menunjukkan bagaimana transformasi digital dapat menjadi pendorong daya saing dan inklusi secara bersamaan,” ujar Pedro Manuel Moreno, Wakil Sekretaris Jenderal UNCTAD.

Inisiatif ini menegaskan komitmen Indonesia untuk mempercepat transformasi digital. Selain itu, memastikan UMKM menjadi motor penggerak utama dalam pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi.

“eTrade Readiness Assessment ini mendukung upaya Pemerintah untuk memperkuat koordinasi, memberdayakan UMKM agar dapat mengakses pasar daring, membangun kepercayaan dalam transaksi digital, serta memastikan ekonomi digital Indonesia terus tumbuh secara tangguh dan berkelanjutan.”