ASIAWORLDVIEW – Vivo dikabarkan mengeluarkan ponsel terarunya pada Maret 2026. Sebelum peluncuran yang dinantikan, perangkat ini telah mendapatkan sertifikasi 3C di China.
Bocoran terkuak dari sertifikasi tersebut, memberikan petunjuk tentang kemampuan pengisian daya cepatnya. Ponsel Vivo dengan nomor model V2547DA telah mendapatkan persetujuan dari otoritas 3C.
Laporan menunjukkan bahwa nomor model ini terkait dengan edisi Beidou, yang mendukung pesan teks melalui koneksi satelit. Adapun versi standar Vivo X300 Ultra, dikabarkan memiliki nomor model V2547A.
Daftar sertifikasi 3C mengonfirmasi bahwa Vivo X300 Ultra Beidou Edition mungkin dilengkapi dengan pengisi daya 100W. Meskipun versi standar belum disertifikasi oleh 3C, kemungkinan besar akan menawarkan kemampuan pengisian daya yang sama.
Baca Juga: Vivo V70 Elite Muncul di Geekbench, Ungkap Chip Snapdragon 8s Gen 3
Laporan menunjukkan bahwa Vivo X300 Ultra akan dilengkapi dengan panel AMOLED 6,82 inci yang menawarkan resolusi 2K dan kecepatan refresh 120Hz. Untuk keamanan, ponsel ini akan dilengkapi dengan sensor sidik jari ultrasonik di layar, dan akan pra-instal dengan Android 16 berbasis OriginOS 6.
Vivo X300 Ultra dikabarkan akan dilengkapi dengan kamera selfie 50 megapiksel yang mendukung autofocus. Konfigurasi kamera belakangnya diperkirakan mencakup kamera utama Sony LYT-901 200MP dengan OIS dan zoom optik kontinu multi-fokus, lensa ultra-lebar Sony LYT-828 50MP, serta kamera telefoto periskop Samsung HPB 200MP.
Vivo X300 Ultra akan dilengkapi dengan chip Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan baterai berkapasitas sekitar 7.000mAh. Perangkat ini diperkirakan akan dilengkapi dengan RAM LPDDR5x Ultra hingga 16GB dan penyimpanan UFS 4.1 hingga 1TB.
Setelah China, ponsel ini akan mendarat di negara lain. Spekulasi beredar bahwa Vivo X300 Ultra akan diluncurkan di pasar global pada kuartal kedua tahun ini.
