Ketegangan AS-UE Guncang Pasar Kripto, Harga Bitcoin Bertahan

Bitcoin

ASIAWORLDVIEW – Harga Bitcoin sempat di bawah level USD95.000 pada Senin setelah penurunan yang lebih luas di pasar kripto. Harga Bitcoin turun 2,65%. Penurunan yang terkait dengan meningkatnya ketegangan geopolitik dan peristiwa likuidasi besar-besaran.

Kondisi tersebut dilaporkan akibat pengumuman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trum memberlakukan tarif impor terhadap produk Eropa. AKkhirnya, mengguncang kepercayaan investor. Koin kripto lainnya, termasuk Ethereum (ETH), Solana (SOL), dan Ripple (XRP), juga mengalami kerugian kecil. Pasar telah mengalami pertumbuhan 1,1% dalam seminggu ini dan 9% dalam sebulan meskipun terjadi penurunan saat ini.

Hal ini telah menimbulkan kebingungan di pasar, dan harga Bitcoin mengalami penurunan. Pertanyaan yang diajukan investor adalah apakah cryptocurrency ini akan mampu mengatasi pukulan ini saat situasi berkembang.

Baca Juga: Era Baru Kripto: Geopolitik dan Regulasi Menggantikan Siklus Halving Bitcoin

ETF Bitcoin spot AS mencatat aliran masuk sebesar USD1,42 miliar minggu lalu, menurut data dari SoSoValue. Kenaikan mingguan ini merupakan yang terbaik sejak Oktober, yang menjadi indikasi pemulihan yang kuat di awal 2026.

Minat investor yang kembali ke pasar kripto mengikuti bulan-bulan volatilitas yang telah menyebabkan kebangkitan pasar kripto. Aliran dana menunjukkan kepercayaan yang meningkat terhadap Bitcoin. Kinerja ini juga kontras dengan penurunan yang dialami selama krisis Oktober, dan ini merupakan tanda yang baik.

Pada 17 Januari, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan rencana untuk memberlakukan tarif yang semakin tinggi terhadap barang-barang yang diimpor dari Denmark dan negara-negara Eropa lainnya. Tarif akan dimulai dengan tingkat 10% pada 1 Februari, dan dapat naik menjadi 25% pada 1 Juni, kecuali kedua negara mencapai kesepakatan perdagangan.

Delapan negara anggota NATO, seperti Prancis, Jerman, dan Inggris, juga terancam oleh Trump. Jika mereka tidak membantu dalam negosiasi akuisisi Greenland oleh AS, ia mengancam akan memberlakukan tarif 10% mulai Februari dan meningkat menjadi 25% pada Juni.

AS saat ini memiliki perjanjian perdagangan dengan UE dan Inggris yang mencakup tarif sebesar 15% dan 10%, masing-masing. Apakah Trump akan menerapkan tarif baru menggantikan tarif saat ini atau menimpanya, namun, masih belum pasti.