ASIAWORLDVIEW – Jakarta Watch Exchange (JWX) digelar di Jakarta, 15 hingga 18 Januari 2026. Kegiatan ini telah menjelma menjadi ikon gaya hidup mewah di Indonesia, sebuah pameran jam tangan dan perhiasan yang tidak hanya menampilkan kemewahan, tetapi juga merayakan seni, presisi, dan cerita di balik setiap detailnya.
JWX merefleksikan bagaimana jam tangan mewah dan perhiasan kini dipandang sebagai bagian dari identitas personal. Kehadiran menegaskan posisi Indonesia sebagai pasar yang semakin matang dalam mengapresiasi horologi dan perhiasan berkelas dunia.
“Lebih dari sekadar ajang pamer, JWX menjadi ruang temu bagi para kolektor berpengalaman, pecinta horologi, hingga dealer terpercaya yang membawa kurasi terbaik mereka ke satu panggung prestisius,” ujar Nike April Selaku Event Director menjawab pertanyaan Asia World View, Sabtu (17/1/2026) di Jakarta.
Begitu memasuki area JWX, atmosfernya terasa seperti melangkah ke dalam galeri eksklusif. Deretan jam tangan mewah dari berbagai maison ternama dunia tersusun rapi, berpadu dengan kilau perhiasan berkelas yang memancarkan elegansi.
Baca Juga: Perhiasan Sapphire Langka Maia Estianty Ditaksir Sekitar Rp10 Miliar

Setiap booth menawarkan pengalaman visual yang memikat, di mana pengunjung diajak menikmati detail dial, kehalusan finishing, hingga kompleksitas movement yang menjadi jantung sebuah jam tangan mewah. Di sini, waktu seolah melambat, memberi ruang untuk mengapresiasi craftsmanship yang lahir dari perpaduan teknologi, seni, dan tradisi panjang.
Keistimewaan JWX terletak pada ragam koleksi yang dihadirkan. Mulai dari jam tangan baru dengan desain kontemporer, hingga pre-owned watch yang memiliki karakter dan sejarah tersendiri. Kategori pre-owned di JWX bukan sekadar jam tangan bekas, melainkan koleksi terkurasi yang telah melalui proses pemeriksaan dan autentikasi ketat, sehingga kualitas serta keasliannya tetap terjamin. Bagi para kolektor, justru di sinilah daya tariknya, karena setiap jam menyimpan cerita dan nilai yang terus bertumbuh seiring waktu.
Tak kalah menarik, kategori unworn menjadi jembatan antara jam tangan baru dan koleksi bernilai investasi. Dengan kondisi yang masih seperti baru dan belum pernah dipakai, jam-jam unworn menawarkan sensasi memiliki timepiece istimewa dengan latar cerita yang berbeda. Pilihan ini kerap menjadi incaran mereka yang menginginkan jam langka atau model tertentu yang sudah sulit ditemukan di butik resmi.
Lebih jauh, JWX juga berfungsi sebagai ruang sosial bagi komunitas horologi. Percakapan hangat tentang komplikasi, referensi ikonis, hingga tren pasar jam tangan global mengalir di setiap sudut pameran. Interaksi ini menjadikan JWX bukan hanya tempat bertransaksi, tetapi juga ruang berbagi pengetahuan dan memperluas jejaring.
“Para pencinta jam tangan dapat saling terinspirasi, memperdalam wawasan, sekaligus merayakan passion yang sama,” ia menambahkan.
