ASIAWORLDVIEW – Nasib pasar kripto pada tahun 2026 berada di ujung tanduk seiring dengan ketidakpastian agenda tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Dengan beberapa kebijakan pajak perdagangan yang akan diperkenalkan tahun depan, mata uang kripto besar seperti Bitcoin dan Ethereum, serta altcoin lainnya, diperkirakan akan mengalami volatilitas yang meningkat. Dengan tarif Trump menjadi sorotan utama, para ahli memantau dengan cermat langkah-langkah presiden, berspekulasi tentang implikasi jangka panjangnya.
Dewan Hubungan Luar Negeri (Council on Foreign Relations) membagikan posting resmi di media sosial, menyoroti kekhawatiran yang semakin meningkat seputar tarif Trump pada 2026.
Mengutip ahli ekonomi Benn Steil, organisasi tersebut mencatat, “Seiring kita memasuki 2026, salah satu ketidakpastian besar bagi ekonomi global adalah bagaimana kebijakan tarif Presiden Donald Trump akan berkembang dan dampak apa yang akan ditimbulkannya.”
Kebijakan tarif utama pemerintah AS telah berdampak signifikan pada pasar kripto pada 2025, menyebabkan harga kripto anjlok ke level terendah meskipun ada perkembangan positif seperti aliran dana ETF, industri ini mengharapkan dampak serupa atau bahkan lebih parah pada 2026. Meskipun berbagai opsi tarif telah disiapkan untuk 2026, para ahli percaya bahwa pemain besar seperti Bitcoin dan Ethereum berada dalam risiko yang lebih tinggi.
Baca Juga: Donald Trump Klaim Tarif Impor Ciptakan Kekayaan Besar bagi AS
Secara signifikan, tarif Trump yang berpotensi menimbulkan risiko yang menonjol bagi pasar kripto pada tahun 2026. Pada tahun 2025, AS memberlakukan tarif 100% untuk impor dari China, tetapi menundanya kemudian. Seiring dengan kekhawatiran Mahkamah Agung AS terkait perjanjian perdagangan, pemerintah juga menangguhkan tarif balasan 24% hingga 10 November 2026, menandai restrukturisasi besar-besaran tarif Trump.
Tarif Trump sebesar 100% awalnya berdampak parah pada pasar kripto, dan jika diaktifkan kembali pada tahun 2026, hal ini dapat memicu gejolak pasar yang signifikan. Hal ini juga dapat menyebabkan pertumbuhan pasar yang lebih lemah, inflasi yang lebih tinggi, dan kondisi keuangan yang lebih ketat.
Sementara itu, jika presiden menaikkan tarif impor secara menyeluruh melebihi batas dasar 10% pada tahun 2025, seperti yang baru-baru ini disinggung, hal ini dapat berdampak signifikan pada harga kripto. Selain itu, ada spekulasi bahwa tarif Trump kini menargetkan negara-negara yang menerapkan pajak layanan digital. Jika langkah tersebut diambil, hal itu dapat menyebabkan penyesuaian harga saham dan penjualan massal kripto.
Perkiraan ini muncul setelah pernyataan terbaru Presiden AS, yang menyoroti manfaat potensial dari tarif Trump. Ia menegaskan bahwa tarif tersebut telah menghasilkan keamanan nasional yang lebih kuat dan kinerja ekonomi yang lebih baik.
