Partisipasi Pembeli NFT Naik 23%, Nilai Transaksi Tetap Stagnan

NFT

ASIAWORLDVIEW – Pasar Non-Fungible Token atau NFT mengalami peningkatan volume penjualan yang sedikit, mencapai USD77,10 juta, atau naik 1,77% dibandingkan dengan minggu sebelumnya. Data CryptoSlam menunjukkan bahwa meskipun terjadi peningkatan yang moderat, NFT berbasis Ethereum mengalami penurunan penjualan sebesar 13%. Penurunan penjualan Ethereum ini menyoroti tantangan yang lebih luas dalam ekosistem NFT saat berusaha untuk memulihkan momentum pasar sebelumnya.

Pertumbuhan jumlah pembeli dan penjual NFT merupakan perkembangan yang menonjol. Dalam seminggu terakhir, jumlah pembeli meningkat sebesar 23,45%, mencapai 490.600 orang, sementara jumlah penjual juga meningkat secara signifikan. Partisipasi yang meningkat ini dapat menandakan minat yang kembali muncul di kalangan komunitas, namun bertentangan dengan stagnasi keseluruhan dalam angka penjualan. Meskipun lebih banyak orang masuk ke pasar, nilai transaksi tidak mencerminkan aktivitas yang meningkat ini.

Ethereum, blockchain terbesar untuk NFT, terus mendominasi pasar namun menghadapi persaingan yang semakin ketat dan tantangan unik. Penurunan 13% dalam penjualan NFT berbasis Ethereum mungkin menandakan pergeseran dinamika pasar atau perubahan preferensi konsumen. Alasan potensial untuk penurunan ini termasuk persaingan dari blockchain baru yang menawarkan biaya transaksi lebih rendah dan waktu pemrosesan lebih cepat. Selain itu, faktor makroekonomi seperti fluktuasi harga cryptocurrency dan ketidakpastian ekonomi global mungkin mempengaruhi kepercayaan pembeli.

Baca Juga: Pasar NFT Terus Melemah, Koreksi Harga dan Volume Picu Kekhawatiran Investor

Meskipun Ethereum mengalami penurunan, pasar NFT secara keseluruhan mengalami diversifikasi. Blockchain lain seperti Solana dan Polygon mulai mendapatkan popularitas, menarik pengembang dan proyek-proyek menjauh dari Ethereum. Solana, khususnya, telah menempatkan dirinya sebagai pesaing yang tangguh dengan menawarkan kecepatan transaksi yang lebih cepat dan biaya yang lebih rendah, menarik baik kreator maupun investor.

Lanskap NFT telah berubah secara signifikan sejak puncaknya pada 2021, ketika koleksi digital menarik perhatian publik secara luas. Pada masa itu, pasar menyaksikan penjualan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dengan NFT individu dijual seharga jutaan dolar. Namun, pasar kini telah mendingin, menjauh dari kegilaan spekulatif sebelumnya. Peserta pasar saat ini lebih terinformasi dan selektif, fokus pada nilai intrinsik dan kegunaan NFT daripada sekadar spekulasi.

Perubahan ini menandai pergeseran menuju pengembangan NFT dengan aplikasi yang nyata. Misalnya, NFT semakin banyak digunakan dalam industri game, di mana pemain dapat memiliki aset dalam game yang unik. Selain itu, industri musik dan seni memanfaatkan NFT untuk memastikan seniman menerima kompensasi yang adil dan mempertahankan kendali atas karya mereka, yang secara fundamental mengubah model bisnis tradisional.