ASIAWORLDVIEW – PT Pertamina (Persero) berhasil menemukan cadangan minyak dan gas tak konvensional dengan potensi mencapai 724 juta barel setara minyak (BOE) di Wilayah Kerja (WK) Rokan, Riau.
Hal itu diungkapkan Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza. Ia mengatakan penemuan ini merupakan salah satu pencapaian utama perusahaan pada tahun 2025 dan akan membantu memperkuat kapasitas produksi nasional.
“Kami telah melakukan penemuan terbesar dalam 10 tahun terakhir. Kami menemukan minyak dan gas tak konvensional di Wilayah Kerja Rokan dengan potensi mencapai 724 juta barel,” katanya, dikutip Asiaworldview, Kamis (20/11/2025).
Baca Juga: Harga Minyak Mentah Global Alami Kenaikan, Dampak dari Konflik Iran-Israel
Dia memprediksi bahwa cadangan minyak dan gas tambahan mungkin masih ditemukan. Menurutnya, penemuan di WK Rokan berasal dari satu struktur geologi saja, dan potensi yang lebih besar masih mungkin ada.
“Ini hanya dari satu struktur, dan tentu saja, potensi non-konvensional Indonesia jauh lebih besar dari itu. Ini adalah salah satu penemuan konvensional dan non-konvensional terbesar dalam kelompok Pertamina,” ia menambahkan.
Di sektor energi hijau, Pertamina telah mulai memproduksi bahan bakar penerbangan berkelanjutan (SAF), saat ini mencapai 9.000 barel per hari. Penemuan ini menjadi salah satu pencapaian terbesar Pertamina dalam satu dekade terakhir dan diharapkan dapat memperkuat kapasitas produksi energi nasional. Temuan tersebut berasal dari satu struktur geologi, sehingga membuka peluang adanya cadangan tambahan yang lebih besar di wilayah tersebut.
