ASIAWORLDVIEW – Bitcoin atau BTC mengalami tekanan jual yang kuat setelah gagal mempertahankan level support penting di atas USD105.000, yang sebelumnya menjadi titik pertahanan utama bagi para pembeli. Penurunan harga yang menembus ke bawah USD103.500 bahkan hingga menyentuh USD102.000 menandakan dominasi pihak penjual (bears) di pasar kripto saat ini.
Asiaworldview.com mengutip dari berbagai sumber, Jumat (7/11/2025), Kondisi ini mencerminkan sentimen negatif yang masih membayangi investor, baik karena faktor teknikal maupun ketidakpastian makroekonomi yang memengaruhi pasar secara keseluruhan. Jika tekanan jual terus berlanjut tanpa adanya pemulihan volume beli yang signifikan, BTC berisiko melanjutkan tren penurunan ke level support berikutnya, memperkuat sinyal bearish dalam jangka pendek.
Namun, upaya pemulihan ini terhambat di sekitar level USD104.000, di mana pihak bear kembali menunjukkan kekuatannya. Meskipun tren bearish terputus pada grafik per jam, Bitcoin (BTC) masih diperdagangkan di bawah USD104.000 dan rata-rata pergerakan sederhana per jamnya. Jika upaya pemulihan berikutnya gagal menembus resistensi ini, potensi penurunan lebih lanjut sangat mungkin terjadi
Baca Juga: Pasar Kripto Kembali Goyah saat Harga Bitcoin Alami Perubahan
Dukungan terdekat berada di level USD102.150, dan jika harga terus turun, dukungan utama berikutnya berada di USD100.500. Penurunan lebih lanjut dapat membawa Bitcoin kembali ke zona USD100.000, dan jika zona ini tidak bertahan, harga dapat jatuh ke dukungan kritis di USD98.800.
Support kunci berada di USD97.500, dan jika harga turun di bawah level ini, pemulihan dalam jangka pendek mungkin sulit. Indikator teknis saat ini juga mendukung pandangan bearish, dengan MACD harian menunjukkan momentum bearish yang meningkat dan RSI berada di bawah level 50.
Investor dan trader disarankan untuk memantau level dukungan dan resistensi yang disebutkan untuk membuat keputusan investasi yang terinformasi. Memahami dinamika ini penting untuk menghindari kerugian besar dan memanfaatkan potensi kenaikan yang mungkin terjadi jika kondisi pasar berubah.
