ASIAWORLDVIEW – Pi Network berhasil bangkit kembali secara tajam setelah anjlok ke level terendah sepanjang masa sebesar USD0.1533 selama crash pasar. Namun, altcoin ini menunjukkan ketahanan yang kuat di tengah sentimen pasar yang masih bearish, mencatat kenaikan stabil seiring para trader kembali ke pasar.
Harga Pi Network atau PI, hari ini, Minggu (19/10/2025), berada di kisaran Rp3.350 hingga Rp3.460 per koin, menunjukkan pergerakan yang relatif stabil di tengah tren konsolidasi pasar kripto.
Token PI tetap diperdagangkan sebagai IOU (I Owe You) di beberapa bursa kripto seperti Gate dan OKX. Perdagangan ini mencerminkan ekspektasi pasar terhadap nilai Pi Network di masa depan. Volume perdagangan harian PI tercatat cukup aktif, dan beberapa indikator teknikal menunjukkan sinyal campuran antara potensi rebound dan tekanan bearish.
Baca Juga: Aliran Token dari Dompet Inti Pi Network Picu Spekulasi Tekanan Jual Lanjutan
Dengan kapitalisasi pasar yang belum terbentuk secara resmi dan suplai beredar yang masih nol, harga PI sangat dipengaruhi oleh sentimen komunitas dan spekulasi investor. Bagi pengguna di Indonesia, PI dapat dibeli melalui bursa tersentralisasi yang mendukung deposit IDR, namun penting untuk memahami bahwa harga saat ini belum mencerminkan nilai final dari token ketika diluncurkan secara penuh di jaringan utama.
Indikator teknis menunjukkan bahwa momentum pembelian sedang meningkat, yang dapat membuka peluang bagi PI untuk menembus level resistensi sebelumnya. Hal ini terlihat dari indikator Elder-Ray Index, di mana batang merah telah menyusut secara bertahap dalam beberapa sesi terakhir – menandakan melemahnya momentum bearish. Saat ini, nilai indikator tersebut berada di -0.0482.
Dalam kasus PI, sinyal positif juga diperkuat oleh indikator Balance of Power (BoP) yang saat ini berada di 0.59 dan terus naik. Hal ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan pembeli di kalangan trader. BoP sendiri mengukur dominasi pembeli atas penjual di pasar. Nilai BoP berkisar antara -1 hingga +1, di mana nilai mendekati +1 menunjukkan tekanan beli yang kuat, sementara mendekati -1 mencerminkan tekanan jual yang dominan.
