Ancaman Baru di Dunia NFT: Serangan Phishing dan Rug Pull Bermodal AI

Ilustrasi hacker tengah bekerja

ASIAWORLDVIEW – Serangan phishing masih menjadi ancaman terbesar, menyebabkan lebih dari 30% kasus penipuanNon-Fungible Token (NFT). Penipu membuat salinan palsu dari situs web populer seperti OpenSea atau berpura-pura menjadi layanan pelanggan di media sosial untuk mencuri kata sandi dompet. Pada Agustus 2025, serangan phishing besar-besaran mencuri USD1 juta dalam bentuk kripto dan NFT dari orang-orang yang mengklik tautan palsu yang menjanjikan kesempatan pembelian khusus.

Rug pulls kini semakin kompleks. Alih-alih hanya melarikan diri dengan uang, penipu kini membuat kampanye pemasaran mewah menggunakan endorsement selebriti palsu yang dibuat dengan AI, lalu menutup proyek mereka setelah melakukan penjualan awal. Rug pull rata-rata kini mencuri USD300.000, sementara operasi besar dapat mencuri jutaan dolar sebelum menghilang.

Baca Juga: Pesan untuk Pemilik NFT: Pastikan Dompet Digital Aman dari Phising

Koleksi NFT palsu semakin sulit dideteksi karena penipu menggunakan AI untuk membuat karya seni serupa dan menemukan cara untuk menghindari aturan merek dagang. Salinan-salinan ini sering muncul di samping proyek asli di platform penjualan besar, sehingga sulit dibedakan oleh pembeli biasa. Laporan menunjukkan bahwa NFT palsu masih mendominasi sebagian besar token baru di platform yang kurang diawasi.

Penipuan NFT gratis dan kontrak pintar berbahaya menjadi ancaman yang semakin besar. Penipu mengirim NFT gratis ke dompet acak, tetapi token ini mengandung kode tersembunyi yang dapat mencuri semua isi dompet Anda jika Anda berinteraksi dengannya. Penipuan “token hantu” ini meningkat 92% pada 2024 dan terus menyebar di berbagai jaringan blockchain.

Proyek NFT asli pada tahun 2025 biasanya memiliki anggota tim yang jelas dan dapat diverifikasi, komunitas aktif di berbagai platform, serta rencana yang jelas tentang apa yang akan dilakukan NFT mereka. Proyek mencurigakan seringkali memiliki tim anonim, pengikut media sosial palsu yang dibuat oleh bot AI, atau menekan Anda untuk membeli dengan cepat melalui penawaran terbatas waktu.