ASIAWORLDVIEW – Solana dikenal sebagai salah satu blockchain tercepat dan paling efisien di dunia aset digital, mampu memproses hingga sekitar 65.000 transaksi per detik dengan waktu finalisasi blok kurang dari dua detik. Keunggulan ini dicapai berkat kombinasi mekanisme konsensus Proof of Stake (PoS) dan inovasi Proof of History (PoH), yang memungkinkan pencatatan waktu transaksi secara presisi sehingga proses verifikasi menjadi jauh lebih cepat.
Selain itu, biaya transaksi di jaringan Solana sangat rendah—rata-rata hanya sekitar USD0,00025—menjadikannya lebih dari 10.000 kali lebih murah dibandingkan Ethereum, sehingga ideal untuk aplikasi berskala besar seperti DeFi, NFT, dan pembayaran mikro.
Efisiensi ini membuat Solana mampu menangani volume transaksi tinggi tanpa memerlukan solusi layer-2, sekaligus menarik minat pengembang dan proyek global yang membutuhkan infrastruktur blockchain berkecepatan tinggi dengan biaya operasional minimal.
Baca Juga: Langkah Strategis Solana Menuju Blockchain Lebih Cepat dan Efisien
Komunitas Solana telah menyetujui salah satu inisiatif tata kelola terbesar untuk meningkatkan kecepatan dan efisiensi jaringan. Proyek tersebut diberi nama Alpenglow protocol dan disetujui secara telak oleh para validator.
Berdasarkan perhitungan suara, rancangan undang-undang yang disebut SIMD-0326 mendapatkan partisipasi pemilih sebesar 98,94%. Situs pemungutan suara menunjukkan bahwa usulan tersebut disetujui secara telak, dengan skor hampir tiga kali lipat dari ambang batas dua pertiga yang diperlukan untuk disetujui. Secara keseluruhan, lebih dari 206,9 triliun token mendukung usulan tersebut, sementara kurang dari 2,2 triliun menolaknya.
Sekitar 144 miliar token tidak ikut voting, dan hampir setengah dari total pasokan tidak ikut voting. Saat pembaruan Alpenglow masuk ke fase pemungutan suara komunitas, Solana outperformed altcoin lainnya. Oleh karena itu, persetujuan ini kemungkinan besar akan mempengaruhi harganya lebih signifikan.
Solana terus mendorong batas throughput-nya hingga 65.000 transaksi per detik dengan tingkat finalitas blok kurang dari dua detik. Hal ini membuat blockchain lain seperti Ethereum jauh lebih lambat. Biaya transaksi rata-rata sekitar $0,00025, yang lebih dari 10.000 kali lebih murah dibandingkan Ethereum. Efisiensi ini juga menjadikan Solana sebagai jaringan pilihan untuk peluncuran stablecoin USD1 milik World Liberty Financial.
