ASIAWORLDVIEW – Vivo sedang bersiap untuk menambahkan perangkat baru ke jajaran seri Y-nya di China. Perusahaan telah mengonfirmasi bahwa Vivo Y500 akan diluncurkan pada 1 September, dan fitur utamanya adalah baterai berkapasitas besar 8200mAh.
Ini merupakan peningkatan signifikan dibandingkan dengan Y300 tahun lalu, yang dilengkapi baterai 6500mAh. Vivo menyebutnya sebagai baterai dengan daya tahan terlama yang pernah mereka miliki.
Vivo Y500 tidak hanya tentang ukuran baterai. Vivo juga meningkatkan ketahanan perangkat ini. Ponsel ini dilengkapi dengan sertifikasi IP69+, IP69, dan IP68 untuk ketahanan terhadap air dan debu, menjadikannya salah satu perangkat paling tangguh dari perusahaan ini.
Baca Juga: Vivo Y400 Resmi Masuk Indonesia, Layar AMOLED Tajam Siap Menggoda
Perangkat ini juga memiliki sertifikasi SGS Gold Label lima bintang untuk ketahanan terhadap jatuh dan benturan, serta telah lulus uji lingkungan standar militer. Dengan kata lain, Vivo memposisikan Y500 sebagai ponsel yang lebih tahan banting dibandingkan pendahulunya.
Perusahaan telah merilis teaser yang memberikan gambaran pertama tentang desainnya. Tampak layar punch-hole di bagian depan, setup kamera belakang ganda dengan flash LED berbentuk cincin, dan tiga pilihan warna: Hitam, Biru, dan Ungu.
Sumber terpercaya Digital Chat Station telah membagikan apa yang dapat diharapkan dari ponsel ini. Y500 dilaporkan akan menggunakan prosesor MediaTek Dimensity 7300, menggantikan Dimensity 6300 yang digunakan pada Y300. Ponsel ini juga akan mempertahankan layar OLED FHD+ dengan kecepatan refresh 120Hz. Kamera belakang dikabarkan akan dilengkapi dengan sensor utama 50MP dan lensa sekunder, sementara kamera depan akan memiliki kamera selfie 8MP.
Dengan peluncuran yang tinggal hitungan hari, Vivo jelas membedakan Y500 dengan fokus pada daya tahan baterai yang lama dan ketahanan. Rincian lebih lanjut, termasuk harga dan ketersediaan di luar China, akan diumumkan setelah ponsel ini resmi diluncurkan.
