ASIAWORLDVIEW – Malaysia Blockchain Week 2025 (MYBW) secara resmi menuntaskan acara perdananya dengan kesuksesan gemilang. Acara yang diselenggarakan oleh Lydian Labs ini menarik 6.834 pengunjung dari 92 negara berbeda selama hari-hari yang padat jadwal, di mana 20% di antaranya adalah pengunjung internasional yang tertarik untuk mendapatkan wawasan lebih lanjut tentang langkah Malaysia dalam memasuki Web3.
Acara ini menampilkan 170 pembicara, 68 sponsor, dan lebih dari 90+ acara sampingan—mulai dari pidato utama acara utama, panel diskusi, pameran, dan peluncuran produk. Bahkan, kesempatan networking, makan malam privat, dan bahkan pertandingan pickleball rekreasi— memberikan pengalaman yang unik dan menarik bagi semua—pengunjung, mitra, dan sponsor.
“Ini bukan sekadar pertemuan biasa. Ini adalah sinyal jelas bahwa Malaysia siap memimpin. Fondasinya telah dibangun, dan kini saatnya bergerak maju dengan tujuan yang jelas. Waktunya bertindak adalah sekarang. Mari kita bangun dengan berani, berinovasi tanpa takut, dan membentuk masa depan bersama,” sebut Noelle Lee, Co-founder Lydian Labs.
Baca Juga: Malaysia Blockchain Week: Sambut Ekonomi Digital yang Terdesentralisasi
MYBW menyaksikan kolaborasi yang kuat antara sektor publik dan swasta. Pemerintah Malaysia menunjukkan antusiasme dalam visi mereka untuk masa depan cerah Malaysia di industri Web3, dengan diskusi konkret mengenai peran Malaysia sebagai pemimpin industri di kawasan ini.
Langkah ini sejalan dengan tujuan kementerian, dan yang akan semakin memperkuat reputasi Malaysia sebagai salah satu pusat blockchain dan Web3 paling menjanjikan di Asia Tenggara. Selain itu, menyoroti komitmen Malaysia untuk mengembangkan ekonomi digital yang terbuka dan visioner. Mereka berencana melakukan ini dengan peluncuran Malaysia Blockchain Infrastructure (MBI), yang berlangsung di MYBW2025.
“Inilah esensi visi MADANI Malaysia: di mana inovasi bertemu dengan kasih sayang, kemajuan dipandu oleh kepercayaan, dan teknologi melayani semua lapisan masyarakat. Blockchain semakin relevan di berbagai sektor seperti keuangan, rantai pasok, pelacakan halal, dan layanan publik,” YB Tuan Chang Lih Kang, Menteri Sains, Teknologi, dan Inovasi menambahkan.
