Nomor Merah? Jangan Diangkat! Tri Punya Teknologi Deteksi Scam Real-Time

Chief Marketing Officer Indosat Ooredoo Hutchison Vivek Mahendiratta

ASIAWORLDVIEW – Tri meluncurkan solusi inovatif berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk melawan scam dan spam digital, Kamis (14/8/2025). Indonesia menghadapi tantangan serius, dengan 65% masyarakat menerima panggilan spam setiap minggu, menjadikannya negara dengan tingkat spam tertinggi di Asia Pasifik.

Tri memperkenalkan fitur notifikasi warna yang membedakan tingkat risiko panggilan: toska untuk nomor aman, kuning untuk spam, dan merah untuk scam. Teknologi ini didukung oleh jaringan 5G AIvolution milik Indosat, dan dirancang agar pengguna dapat mengenali serta menghindari potensi penipuan secara real-time. Langkah ini mencerminkan komitmen Tri dalam menciptakan ruang digital yang lebih aman dan memberdayakan generasi muda Indonesia.

“Tri Indonesia memiliki visi untuk menciptakan ekosistem digital yang aman dan nyaman bagi generasi muda, terutama dalam menghadapi ancaman scam dan spam yang semakin marak di era digital. Misinya diwujudkan melalui peluncuran fitur Tri AI: Anti Spam/Scam, yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan jaringan 5G untuk mendeteksi serta memberi peringatan terhadap panggilan dan pesan mencurigakan secara real-time,” ia menjelaskan.

Baca Juga: IM3 Perkuat Jaringan dengan Teknologi SATSPAM, Simbol Perlindungan Digital di Era AI dan 5G

Acara yang digelar oleh Tri sebagai bagian dari Indosat Ooredoo Hutchison, Chief Marketing Officer Indosat Ooredoo Hutchison Vivek Mahendiratta menyampaikan komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan layanan digital yang sederhana, relevan, dan berdampak positif bagi generasi muda Indonesia.

Tri, sebagai bagian dari Indosat Ooredoo Hutchison, telah meluncurkan program Generasi Happy untuk mengajak anak muda Indonesia, khususnya Gen Z, merdeka dari ancaman digital yang mengintai. Program ini dirancang untuk meningkatkan literasi digital dan membekali generasi muda dengan keterampilan yang relevan di era teknologi. Melalui empat pilar utama—Literasi Digital, Pengembangan Keterampilan, Academy, dan Hiburan—Generasi Happy menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan inspiratif, seperti School Attack yang mengunjungi sekolah-sekolah untuk memberikan pemahaman tentang penggunaan teknologi secara positif.

“Dengan sistem notifikasi berwarna yang membedakan antara nomor aman, spam, dan scam, Tri berupaya melindungi pengguna dari potensi penipuan dan gangguan digital. Langkah ini mencerminkan komitmen Tri dalam memberdayakan anak muda Indonesia agar dapat menjelajahi dunia online dengan rasa percaya diri dan perlindungan maksimal,” tambahnya.

Selain itu, Generasi Happy Academy menggandeng kreator konten ternama seperti Nessie Judge dan Medy Renaldy untuk memberikan pelatihan langsung tentang kreativitas, keaslian, dan passion di dunia digital. Dengan pendekatan hybrid (online dan offline), program ini bertujuan menciptakan ekosistem digital yang aman, produktif, dan memberdayakan anak muda Indonesia untuk menjadi pengguna internet yang cerdas dan beretika.