Redmi 15 5G Hadir dengan Snapdragon 6s Gen, Harga Mulai Rp2 Juta-an

Redmi 15 5G

ASIAWORLDVIEW – Xiaomi secara resmi meluncurkan Redmi 15 5G di Malaysia. Fitur utama smartphone ini meliputi layar 144Hz, chipset Snapdragon seri 6, baterai berkapasitas besar, dan kamera utama 50 megapiksel. Baca terus untuk mengetahui semua tentang Redmi 15 5G.

Redmi 15 5G dilengkapi dengan layar Full HD+ 6,9 inci yang menawarkan kecepatan refresh 144Hz dan kecepatan sampling sentuh 288Hz. Ponsel ini juga mendukung Teknologi Sentuh Basah 2.0 untuk penggunaan yang lebih nyaman dengan jari basah.

Perangkat ini ditenagai oleh prosesor Snapdragon 6s Gen 3, disertai baterai 7.000mAh, yang merupakan baterai terbesar yang pernah disertakan Xiaomi dalam smartphone globalnya. Baterai ini mendukung pengisian cepat 33W dan pengisian balik 18W.

Baca Juga: Redmi Note 15 Pro Plus Kini Hadir dengan Komunikasi Satelit Eksklusif

Ponsel ini berjalan pada Android 15 berbasis HyperOS 2.0 dari Xiaomi dan dilengkapi fitur seperti Circle to Search, AI Eraser, AI Sky, dan Dynamic Shots. Untuk fotografi, ponsel ini dilengkapi dengan sistem kamera belakang ganda yang terdiri dari sensor utama 50 megapiksel dan lensa tambahan, sementara kamera depan memiliki resolusi 8 megapiksel.

Ponsel ini akan tersedia dalam warna Ripple Green, Titan Gray, dan Midnight Black melalui situs web resmi Xiaomi dan toko offline. Ponsel ini juga dijadwalkan diluncurkan di India pada 18 Agustus. Kemudian, ponsel ini juga mendarat di Malaysia.

Meskipun belum resmi tersedia di Indonesia, ponsel ini telah menarik perhatian karena spesifikasinya yang tangguh dan harga yang terjangkau. Dibekali baterai jumbo 7.000 mAh, Redmi 15 5G mampu bertahan hingga dua hari dalam sekali pengisian daya, bahkan mendukung reverse charging 18W sehingga bisa difungsikan sebagai power bank. Dengan harga sekitar Rp2,8 juta di Malaysia, Redmi 15 5G menawarkan kombinasi antara daya tahan, performa, dan fitur modern yang menjadikannya salah satu kandidat kuat untuk bersaing di pasar smartphone terjangkau di Indonesia jika resmi diluncurkan