ASIAWORLDVIEW – Pasar kripto berada dalam zona hijau hari ini, pulih dari penurunan yang terjadi selama akhir pekan. Hal ini terjadi di tengah perkembangan seperti rencana Trump untuk menunjuk Gubernur Fed yang akan menurunkan suku bunga untuk menggantikan Adriana Kugler. Rincian lebih lanjut tentang kesepakatan perdagangan antara AS dan UE juga telah terungkap, dengan UE menunda penerapan tindakan balasan tarif.
Iklan
Data TradingView menunjukkan bahwa pasar kripto naik hampir 2% hari ini, mengembalikan kapitalisasi pasar sebesar USD3,7 triliun. Bitcoin dan altcoin utama, termasuk Ethereum, XRP, dan Solana, mencatat kenaikan signifikan untuk memimpin rally ini.
Harga Bitcoin telah menembus level psikologis USD115.000, setelah turun hingga USD112.000 selama akhir pekan. Sementara itu, Ethereum dan XRP mencatat kenaikan lebih besar, masing-masing naik 5% dan 7%.
Rally pasar kripto ini terjadi setelah laporan CNBC bahwa Presiden AS Donald Trump berencana mengumumkan Gubernur Fed baru untuk menggantikan Adriana Kugler dalam beberapa hari ke depan. Trump telah mengindikasikan bahwa ia hanya akan menunjuk individu yang bersedia menurunkan suku bunga ke Dewan Fed.
Baca Juga: Donald Trump Tekan The Fed untuk Turunkan Suku Bunga
Hal ini bullish bagi pasar, mengingat penurunan suku bunga dapat menyuntikkan likuiditas lebih banyak ke pasar dan mendorong harga kripto. Selain itu, seperti dilaporkan CoinGape, kemungkinan penurunan suku bunga pada September saat ini sekitar 80%.
Dengan demikian, Gubernur Fed yang mendukung penurunan suku bunga akan semakin memastikan bahwa Fed akan melonggarkan kebijakan moneternya pada pertemuan FOMC berikutnya. Perlu dicatat bahwa Kugler, yang ditunjuk oleh Biden, telah menentang penurunan suku bunga pada pertemuan Juli dan kemungkinan akan kembali menentang penurunan suku bunga pada pertemuan September.
Selain itu, Trump juga berencana mengumumkan pengganti Komisaris Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS), Erika McEntarfer, setelah rilis data tenaga kerja AS yang lemah pada Juli pekan lalu.
Trump mengklaim bahwa angka-angka tersebut dimanipulasi, yang tentunya menjadi kabar baik bagi pasar jika benar. Pasar tenaga kerja yang melemah dapat menghilangkan dampak positif dari pemotongan suku bunga, karena hal itu menunjukkan bahwa ekonomi AS sudah berada dalam kondisi rapuh.
