Honest Coin, Menyusun Kebiasaan Finansial dengan Teknologi Kredit Baru

rogram Honest Poin dari Kartu Kredit Honest dirancang untuk memberikan manfaat langsung kepada pengguna

ASIAWORLDVIEW – Program Honest Poin dari Kartu Kredit Honest dirancang untuk memberikan manfaat langsung kepada pengguna melalui sistem reward yang sederhana dan transparan. Setiap transaksi senilai Rp1.000 akan menghasilkan 1 poin, yang dapat ditukar menjadi cashback nyata tanpa batasan kategori belanja atau level keanggotaan.

“Kami percaya reward seharusnya sederhana dan untuk semua orang, bukan hanya untuk yang punya pengeluaran besar atau kartu premium,” jelas Amertya Ardya Oktoriano Putantri, Brand Marketing Lead Honest Card, dikutip Asiaworldview.com, Jumat (25/7/2025).

Poin ini berlaku selama satu tahun dan dapat dilihat serta dikelola langsung melalui aplikasi Honest. Pengguna memiliki kontrol penuh atas manfaat yang mereka peroleh.

“Dengan Honest Poin, siapa pun bisa dapat keuntungan nyata tanpa ada syarat tersembunyi, bahkan sejak transaksi pertama,” ia menambahkan.

Baca Juga: Riset Honest: Kartu Kredit Bisa Jadi Solusi Pembayaran Online

Dampaknya terhadap pengguna sangat positif. Selain mendorong kebiasaan belanja yang lebih bijak, sistem ini juga memperkuat literasi keuangan dan inklusi digital, terutama bagi generasi muda yang baru mulai menggunakan layanan kredit.

Pendekatan inovatif Honest Card dalam membangun sistem kredit yang lebih inklusif dan bertanggung jawab. Dengan biaya tahunan sebesar Rp0 dan penghapusan biaya admin bagi pengguna yang membayar tagihan tepat waktu, Honest memberikan insentif nyata bagi perilaku finansial yang sehat. Program ini tidak hanya mengurangi beban biaya bagi pengguna, tetapi juga mendorong disiplin dalam pengelolaan utang, yang pada akhirnya membantu membentuk histori kredit yang positif.

Sejak diluncurkan, Honest telah mengembalikan biaya admin hingga Rp9,2 miliar kepada pengguna yang memenuhi syarat, menunjukkan komitmen mereka terhadap transparansi dan keadilan3. Pendekatan ini menjadikan kartu kredit bukan sekadar alat transaksi, melainkan sarana edukasi dan pemberdayaan finansial.