ASIAWORLDVIEW – Ethereum (ETH) ikut tertekan dalam kejatuhan pasar kripto baru-baru ini, meskipun sempat menerima arus masuk institusional lebih dari US$1 miliar. Penurunan harga ini dipicu oleh aksi jual dari pemegang jangka panjang (long-term holders), yang mengambil keuntungan setelah reli sebelumnya. Data on-chain menunjukkan peningkatan Liveliness dan penurunan Smart Money Index, menandakan distribusi besar-besaran oleh investor berpengalaman.
Faktor eksternal seperti ketegangan geopolitik, rencana tarif baru dari Presiden Donald Trump, dan kedaluwarsa opsi derivatif senilai USD3,7 miliar turut memperburuk sentimen pasar. Dalam 24 jam terakhir, terjadi likuidasi massal senilai lebih dari USD1,2 miliar, termasuk posisi long ETH yang terhapus
Harga Ethereum telah turun 0,7% dalam 24 jam untuk diperdagangkan pada USD3.640 hari ini, 24 Juli. ETH sekarang menatap kemungkinan turun ke USD2.800 setelah lebih dari 640.000 memasuki antrean validator yang ingin keluar dari staking.
Situasi ini membuat para pedagang bertanya-tanya apakah USD2.800 akan menjadi pemberhentian berikutnya. Harga ETH tidak luput dari kejatuhan pasar hari ini. Faktanya, jatuhnya dari USD3.681 ke USD3.515 membuat banyak pedagang, terutama pembeli jangka panjang, merugi. Namun, bahkan dengan kemunduran ini.
Baca Juga: Ethereum Luncurkan NFT Obor Digital, Rayakan 10 Tahun Pertumbuhan di Pasar Aset Digital
Ethereum telah berhasil mempertahankan struktur bullish-nya tetap utuh, tetapi mungkin perlu kembali ke USD2.800 terlebih dahulu. Alasan mengapa harga USD2.800 kembali menjadi fokus bahkan setelah Ethereum melewatinya pada 10 Juli terletak pada pola teknis. Harga ini sebelumnya berfungsi sebagai resistance dari head and shoulders, tetapi sejak menembusnya, ETH belum kembali untuk pengujian ulang yang layak.
Jika harga turun kembali ke level ini, mungkin ini kesempatan untuk mengonfirmasinya sebagai support. Di bawah USD2.800 juga terdapat zona permintaan antara USD2.500 dan USD2.600 yang mungkin memberi harga Ethereum kesempatan untuk bernapas lega jika USD2.800 tidak bertahan. Jika pengujian ulang level yang lebih rendah ini dilakukan dan bertahan, ETH mungkin akan reli hingga di atas USD6.000.
Pengamatan ini menunjukkan bahwa ETH mungkin kehilangan kesempatan untuk menguji ulang USD2.800. Namun, persaingan menuju USD6.000 akan tetap berlanjut. Untuk saat ini, ETH tampaknya siap untuk tetap bullish hingga akhir kuartal.
Namun, jika menyangkut prakiraan harga Ethereum jangka panjang — terutama menuju tahun 2025 dan seterusnya — jalan menuju harga tertinggi baru masih terlihat bergelombang.
