ASIAWORLDVIEW – Ekonomi digital menawarkan banyak peluang berusaha, tidak hanya sebagai penjual online, namun juga sebagai mitra affiliate. Profesi yang terbilang baru ini semakin populer seiring dengan data yang mengungkap bahwa 59 persen konsumen Indonesia pernah membeli produk melalui promosi afiliasi. Hal ini menunjukkan bagaimana pemasaran afiliasi menjadi salah satu strategi yang efektif dalam memengaruhi keputusan pembelian konsumen.
LazAffiliate, program afiliasi unggulan Lazada yang menghubungkan jaringan kreator yang terus berkembang—mulai dari influencer, content creator hingga pembeli sehari-hari yang antusias—dengan brand dan penjual. Dengan memberikan rekomendasi produk yang dipersonalisasi, para mitra affiliate bisa mendapatkan komisi dari setiap penjualan yang berhasil, tanpa batasan jumlah.
Hasan Abdurrahman Latief, jajaka asal Bandung, Jawa Barat, melihat peluang pertumbuhan pemasaran afiliasi yang mendorongnya terjun menjadi mitra affiliate di Lazada sejak 2021. Awalnya, ia bergabung dengan sebuah agensi pemasaran digital sebagai salah satu talent dan kerap diminta membantu mempromosikan produk melalui kanal livestreaming.
“Rasa ingin tahu membawa Hasan terus mempelajari soal pemasaran afiliasi, hingga akhirnya memutuskan untuk serius mendalami pemasaran afiliasi dan menjadi mitra affiliate di LazAffiliate,” ia mengatakan.
Baca Juga: Strategi Lazada Berikan Pengalaman Belanja Lebih Menarik: Gelar 6.6 Super Wow Sale
Ketekunan Hasan dalam menjalani bisnis afiliasi ini berbuah manis. Dengan penghasilan yang mencapai puluhan juta rupiah setiap bulannya, Hasan kini bisa mempekerjakan tujuh orang untuk membantunya membuat konten afiliasi.
“Menjadi mitra affiliate memang harus konsisten membuat konten supaya semakin banyak orang follow kita. Makanya saya bersyukur kini punya tim yang membantu saya membuat konten, bisa diskusi juga untuk membuat konten-konten kreatif dan selalu menarik untuk para follower,” tambah Hasan.
Ia ingin membangun agensi pemasaran digital sesuai dengan passion-nya agar bisa terus memberdayakan lebih banyak anak muda Indonesia. Sebagai persiapan, Hasan kini sedang melanjutkan sekolah pasca sarjana untuk memantapkan ilmu serta menyiapkan bangunan tiga lantai untuk kantor agensinya kelak, semua dari hasil tabungan selama menjadi mitra affiliate.
“Awalnya memang hanya untuk mengisi waktu luang, tapi ternyata cukup menghasilkan sehingga kakak dan adik saya juga tertarik untuk menjadi mitra affiliate di Lazada. Bahkan kami sering patungan untuk membeli barang yang akan kami review secara bergantian,” ungkap Hasan.
