Cara Menyimpan Daging Kurban agar Tahan Lama

Menyimpan daging di kulkas.(Adobe)

ASIAWORLDVIEW – Daging kurban yang tak sempat dimasak, sayang jika dibiarkan. Biasanya akan disimpan di dalam kulkas. Jika tak disimpan dengan baik, daging akan menjadi rusak.

Menyimpan daging kurban dengan benar sangat penting agar tetap segar dan tahan lama. Jangan mencuci daging. Air dapat mempercepat pertumbuhan bakteri, jadi cukup bersihkan bagian yang kotor dengan tisu dapur.

Sebelum menyimpannya, bagi daging sesuai kebutuhan. Potong daging dalam porsi kecil agar tidak perlu mencairkan seluruh bagian saat ingin memasak. Meskipun daging bisa bertahan lama di freezer, kualitasnya bisa menurun seiring waktu.

Pastikan untuk membungkusnya dengan plastik kedap udara atau aluminium foil agar tetap segar. Atau gunakan wadah kedap udara. Simpan daging dalam plastik ziplock atau wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi.

Baca Juga: Bagaimana Hukum Mencuci Daging Kurban?

Biarkan daging di kulkas selama beberapa jam sebelum membekukannya agar kualitas tetap terjaga. Simpan daging di freezer dengan suhu -18°C agar bisa bertahan hingga beberapa bulan.

  • Di kulkas (chiller, suhu 0–4°C): Daging segar bisa bertahan 3–5 hari, sedangkan daging cincang hanya 1–2 hari.
  • Di freezer (-18°C atau lebih rendah): Daging merah seperti sapi dan kambing bisa bertahan hingga 6–12 bulan, sementara daging cincang hanya 3–4 bulan.
  • Daging matang: Jika disimpan di kulkas, bisa bertahan 3–4 hari, sedangkan di freezer bisa bertahan 2–3 bulan.

Metode ini membantu menjaga kelembapan dan tekstur daging agar tetap empuk. Jangan mencairkan dan membekukan ulang. Proses ini bisa merusak tekstur dan kualitas daging.