Bos Reku Ramalkan Jumlah Investor Kripto di Indonesia Terus Meningkat

Reku.

ASIAWORLDVIEW – Harga Bitcoin mengalami kenaikan sekitar 3,11% dalam 24 jam terakhir, mencapai USD 106.408 atau sekitar Rp 1,75 miliar pada Senin (19/5/2025). Kenaikan ini memperpanjang tren positif selama dua minggu terakhir, dengan performa 30 harian BTC mendekati 25%. Bitcoin saat ini hanya terpaut sekitar 3% dari rekor tertingginya, yaitu USD 108.786, yang dicapai pada Januari lalu.

Robby selaku Chief Compliance Officer (CCO) Reku Ketua Umum ASPAKRINDO-ABI mengatakan kenaikan ini menunjukkan semakin kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap aset kripto. Hal ini sebagai salah satu alternatif
instrumen investasi.

“Walaupun kondisi pasar kripto sempat mengalami koreksi ringan pada Maret lalu, kami melihat bahwa masyarakat Indonesia mulai memposisikan aset kripto sebagai bagian dari
portofolio jangka panjang mereka,” ia mengatakan, dikutip Asiaworldview.com, Senin (19/5/2025).

Baca Juga: Robert Kiyosaki Ramalkan Masa Depan Bitcoin, Tren Adopsi Terus Meningkat

Ia optimis transaksi dan jumlah investor kripto di Indonesia akan terus meningkat seiring dengan Bitcoin. Sebagai aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, kejadian ini juga memperkuat sentimen positif.

“Sebab, aset kripto sebagai instrumen investasi digital
dianggap menawarkan fleksibilitas dan berpotensi memberikan imbal hasil terbilang tinggi dibandingkan instrumen investasi lainnya,” jelas Robby.

Robby juga menambahkan bahwa peningkatan partisipasi ini turut didukung oleh faktor edukasi dan kemudahan akses terhadap produk-produk kripto. Harga yang mendekati ATH ini juga mencerminkan bahwa Bitcoin telah membangun kepercayaan sebagai penyimpan nilai jangka panjang atau safe haven.

“Masyarakat bisa mulai berinvestasi kripto dari Rp10.000 di platform investasi terdaftar dan diawasi OJK, seperti
Reku. Dengan modal yang terjangkau, investor pemula dan berpengalaman bisa mengalokasikan sebagian dari portofolio investasi mereka di aset kripto,” imbuh Robby.