Anindya Bakrie: Perlu Kolaborasi Bangun Ekosistem Pengadaan Digital demi Kemajuan Bangsa

Ketua Kadin Anindya Bakrie menekankan pentingnya kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah mendukung pengadaan efisien dan transparan

ASIAWORLDVIEW – ICEF-IPFE 2025 adalah kolaborasi strategis antara Indonesia Catalogue Expo and Forum (ICEF) dan Indonesia Procurement Forum & Expo (IPFE). Acara ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem pengadaan digital pemerintah, dengan fokus pada penggunaan eKatalog versi 6.0.

Dalam konferensi pers, Jumat (25/4/2025), ICEF-IPFE 2025, Anindya Bakrie, Ketua Umum KADIN Indonesia, menyampaikan pesan penting tentang peran strategis ekosistem pengadaan digital pemerintah. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah untuk mendukung pengadaan yang lebih efisien dan transparan.

“KADIN juga berkomitmen untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui inovasi dan digitalisasi,” ia mengatakan dengan penuh semangat di depan pelaku UMKM dan jurnalis.

Baca Juga: Anindya Bakrie Tegaskan Kadin Dukung Langkah Strategis Pemerintah Hadapi Trump Tariff 32%

Acara ini menjadi platform untuk memperkuat sinergi antara pelaku usaha dan pemerintah, serta mempromosikan produk unggulan melalui e-Katalog versi terbaru. Pesan ini mencerminkan visi KADIN dalam mendukung transformasi digital di Indonesia.

“Pengadaan digital bukan hanya alat, tetapi juga langkah strategis yang dapat meningkatkan daya saing bangsa. Peran KADIN sebagai mitra strategis pemerintah menjadi sangat penting untuk mendukung pengusaha dalam beradaptasi dengan era baru ini,” ia menambahkan.

Acara ini akan berlangsung pada 30 Juli hingga 1 Agustus 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. ICEF-IPFE 2025 menawarkan peluang besar bagi pelaku usaha untuk menjadi vendor pemerintah, memperluas akses ke pasar pengadaan pemerintah, dan mempromosikan produk unggulan mereka melalui platform digital.

Selain itu, acara ini juga menjadi tempat edukasi dan sinergi antara sektor usaha dan pemerintah, dengan sesi diskusi, kurasi produk, dan strategi adaptasi e-Katalog terbaru. Kolaborasi ini didukung oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat dan daerah, serta organisasi seperti APPSI dan APEKSI.

“Kami mendorong lebih banyak perusahaan lokal untuk terlibat dalam proyek pemerintah melalui e-Katalog. Langkah ini tidak hanya meningkatkan efisiensi pengadaan, tetapi juga memperkuat perekonomian nasional,” pungkasnya.