Trump Tariff Pengaruhi Harga yang Dijual di eCommerce Asal China

Temu, ecommerce produk murah asal China.

ASIAWORLDVIEW – Temu, peritel online asal China yang mendapatkan perhatian besar karena kampanye pemasaran “Belanja seperti miliarder” selama Super Bowl tahun lalu, mengalami penurunan tajam dalam kehadirannya di Amerika Serikat. Perusahaan yang dimiliki oleh PDD Holdings ini telah secara dramatis mengurangi belanja iklan online-nya dan menyaksikan peringkatnya di Apple App Store turun secara signifikan, semua berkat tarif Presiden Trump terhadap China dan tarif pembalasan dari China.

Gebrakan pemasaran Temu, yang mencakup pengeluaran besar untuk iklan TV dan di Facebook, membantunya menjadi salah satu aplikasi gratis yang paling banyak diunduh di AS selama dua tahun terakhir. Namun, data terbaru menunjukkan bahwa unduhan aplikasi ini anjlok hingga 62%, menurut SimilarWeb.

Iklan yang mempromosikan produk murah seperti pemangkas alis dan kaos murah yang pernah membanjiri hasil pencarian Google dan feed media sosial sebagian besar telah menghilang.

Baca Juga: Indonesia Kirim Delegasi ke AS, Negosiasi Trump Tariff dengan Tim Gedung Putih

Pergeseran mendadak dalam kekayaan Temu dapat dikaitkan dengan tarif AS, yang sekarang memberlakukan tarif 145% untuk paket yang dikirim dari Cina, bersama dengan penghapusan ketentuan de minimis untuk pengiriman senilai di bawah USD800. Ini berarti bahwa Temu dan perusahaan serupa, termasuk pesaing fast-fashion Shein, harus menaikkan harga. Kedua perusahaan telah memperingatkan pelanggan tentang kenaikan harga mulai akhir April 2025.

Pengurangan belanja iklan Temu berdampak langsung pada kehadirannya di pasar iklan AS. Pada tanggal 5 April, Temu menyumbang 20% dari tayangan iklan Google Shopping, tetapi pada tanggal 12 April, angka tersebut telah turun menjadi nol. Sementara itu, para pesaingnya seperti Shein dan Amazon terus mempertahankan tayangan iklan yang signifikan. Meta, yang dulunya merupakan salah satu mitra periklanan terbesar Temu, juga merasakan dampaknya, karena Temu secara dramatis mengurangi kehadiran iklannya di Amerika Serikat pada platform Meta, dan sekarang hanya menjalankan enam iklan pada platform tersebut di Amerika Serikat, dibandingkan dengan puluhan ribu iklan di seluruh dunia.

Dampak dari tarif dan pergeseran strategi iklan telah mendorong aplikasi Temu turun ke posisi 69 dalam aplikasi gratis teratas di AS, turun dari posisi 10 besar secara konsisten. Saingannya, Shein, juga mengalami penurunan peringkat, turun dari No. 15 ke No. 42.