Harga Solana Mendadak Anjlok, Investor Langsung Waspada

Solana

ASIAWORLDVIEW – Solana (SOL) tengah jadi perhatian investor kripto setelah mengalami penurunan tajam dalam beberapa bulan terakhir. Padahal, di awal Januari 2025, token ini sempat mencatatkan harga tertinggi sepanjang masa (All Time High/ATH) di USD293.31. Namun per 7 April 2025, harga SOL tercatat hanya USD98.11—turun lebih dari 66%.

Tren penurunan ini berlangsung bertahap, seiring dengan tekanan dari pasar global dan sentimen investor yang melemah. Saat ini, SOL masih bertahan di kisaran support psikologis USD100—angka penting yang akan menentukan arah selanjutnya.

Baca Juga: Arthur Hayes Prediksi ETH Melampaui Solana

Jika tekanan pasar berlanjut, harga Solana diperkirakan bisa turun ke area support kuat USD70 hingga USD80. Level ini pernah jadi titik pantul sebelumnya dan dianggap sebagai target koreksi yang wajar jika kondisi tetap memburuk.

Adapun faktor pendukung penurunan di antaranya indeks ketakutan kripto (Crypto Fear & Greed Index) menyentuh 25 (zona “Extreme Fear”), kebijakan tarif baru Presiden Trump terhadap negara Asia memicu aksi jual, dan volume transaksi didominasi oleh tekanan jual. 

Di sisi lain, beberapa analis melihat koreksi ini sebagai momen “buy the dip”. Jika harga berhasil bertahan di atas USD100 dan sentimen pasar membaik, SOL diprediksi bisa rebound ke USD140. Bahkan, jika tren bullish kembali kuat, target USD190 sampai USD200 bukan tidak mungkin tercapai.

Faktor pendukung skenario bullish ini di antaranya  stabilitas harga di level $100 mulai terlihat, Bitcoin memimpin pemulihan pasar, aktivitas pengembangan proyek Solana tetap aktif.