ASIAWORLDVIEW – Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menginformasikan bahwa Presiden Prabowo Subianto berencana mendirikan 70 ribu Koperasi Desa Merah Putih. Hal ini sebagai bagian dari upaya untuk menjaga agar harga beras tidak jatuh.
Ia mengatakan bahwa rencana pembentukan KUD ini merupakan langkah penting untuk menjaga kesejahteraan para petani di seluruh Indonesia.
“Langkah ini akan memberikan dukungan kepada para petani agar harga padi tetap stabil, dengan koperasi desa yang akan membeli padi tersebut. Dengan cara ini, penurunan harga yang merugikan petani dapat dihindari,” jelasnya, Rabu (5/3/2025).
Baca Juga: Produksi Beras Capai Rekor Tertinggi di Awal 2025, Lepas dari Jerat Impor?
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa KUD diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi sektor pertanian, terutama dalam menjaga harga padi tetap stabil dan menguntungkan bagi para petani di pedesaan.
Lebih lanjut, Adi menegaskan bahwa rencana pembentukan KUD tersebut sedang dalam tahap persiapan.
Ia optimis dengan adanya KUD, gabah petani dapat terserap dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah.
“Harga gabah petani tidak akan jatuh karena akan diserap oleh KUD Merah Putih,” katanya.
Pemerintah telah menetapkan harga pembelian pemerintah (HPP) untuk gabah sebesar Rp6.500 (sekitar US$0,39) per kilogram, yang berlaku efektif mulai 15 Januari 2025, baik untuk pembelian oleh penggilingan pemerintah maupun swasta di seluruh Indonesia.
