ASIAWORLDVIEW – Selama kuartal keempat (Q4) tahun 2024, pasar pembersih wajah di Indonesia mencatatkan pertumbuhan yang luar biasa dengan nilai pasar mencapai USD78,4 juta dan total penjualan sebanyak 24 juta unit—meningkat lebih dari 200% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Lima merek teratas berkontribusi sekitar 37,91% dari total pasar” ujar Wilhendra.
Shopee mempertahankan dominasinya di sektor eCommerce dengan pangsa pasar sebesar 89,36%, meninggalkan Lazada, Tokopedia, dan Blibli yang masih berjuang mengejar ketertinggalan. Skintific tampil sebagai merek terdepan dengan pangsa pasar 16,5%, diikuti oleh Wardah, Cetaphil, Skin1004, dan Somethinc yang melengkapi posisi lima besar.
Baca Juga: Melixir, Skincare Vegan Asal Korea Aman untuk Kulit
Sepanjang Q4 2024, Wardah menunjukkan pertumbuhan konsisten, sementara Scora mencuri perhatian sebagai pendatang baru yang menjanjikan. Dari sisi performa platform, Skintific memimpin di Shopee, Glow & Lovely mendominasi Lazada.
Wardah berjaya di Tokopedia, dan Cetaphil memegang kendali di Blibli. Lonjakan permintaan konsumen dan persaingan antar merek ini mengindikasikan perkembangan positif dan dinamis di industri kecantikan Indonesia.
Skintific mendominasi pasar pembersih wajah online dengan pangsa 16,5%, diikuti oleh Wardah (8,5%), Cetaphil (4,6%), Skin1004 (4,5%), dan Somethinc (3,7%).
Shopee mendominasi pasar pembersih wajah online dengan pangsa 89,36%, diikuti oleh Lazada sebesar 5,89%, Tokopedia 4,41%, dan Blibli 0,33%.
Dominasi Shopee tetap konsisten sepanjang bulan. Baik Lazada maupun Tokopedia mengalami kesulitan mempertahankan posisi pasar mereka, sementara Blibli menunjukkan pergerakan minimal selama kuartal ini.
