ASIAWORLDVIEW – Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menekankan perlunya perusahaan logistik yang dikelola negara untuk fokus pada pembelian beras yang diproduksi oleh petani lokal. Hal ini dilakukan untuk memenuhi tujuan swasembada pangan yang ditetapkan untuk tahun 2027 oleh Presiden Prabowo Subianto.
Pemerintah telah menetapkan target bagi Bulog untuk mengakuisisi sekitar tiga juta ton beras yang diproduksi secara lokal dengan harga pembelian pemerintah sebesar Rp6.500 per kilogram. Alokasi anggaran untuk mendorong realisasi target sambil meningkatkan kesejahteraan petani padi Indonesia.
Sudaryono menekankan pentingnya memastikan mekanisme penyerapan dan distribusi yang efektif untuk beras untuk melindungi petani dan konsumen dari kemungkinan malpraktik.
Baca Juga: Dongkrak Produksi Beras, Pemerintah Terapkan Teknik Irigasi Hemat Air
Indonesia diproyeksikan memiliki surplus empat juta ton beras pada Mei tahun ini. Selain itu, ia menyoroti bahwa Kementerian Pertanian telah mengambil berbagai langkah untuk meningkatkan hasil panen Indonesia, termasuk dengan memperluas area penanaman.
“Surplus yang diproyeksikan ini diharapkan mendorong petani untuk terus meningkatkan produksi tanaman dalam upaya untuk mendukung target swasembada pangan,” katanya.
