Pemerintah Tingkatkan Kapasitas dan Kapabilitas Pekerja Migran

Para pekerja yang tengah mencari nafkah kerap kali terjebak dalam kelas menengah.(Unsplash.com)

ASIAWORLDVIEW – Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) tengah memetakan peluang kerja untuk mencapai target pengiriman 425 ribu pekerja migran ke luar negeri tahun ini. Ia menekankan perlunya pengembangan kapasitas dan kapabilitas calon pekerja migran.

“Pertama kita lakukan adalah memetakan peluang kerja, kemudian memetakan negara-negara yang potensial ke mana mereka (TKI) harus kita kirim,” kata Menteri Perlindungan Pekerja Migran, Abdul Kadir Karding, di Jakarta, Sabtu (11/1/2025).

Dia menjelaskan bahwa pemetaan tersebut penting mengingat ketersediaan calon pekerja migran yang berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari lulusan sekolah kejuruan, lembaga pelatihan kerja, hingga balai latihan kerja.

“Kita bisa mendorong investasi balai latihan kerja oleh swasta. Itu yang bisa kita lakukan,” katanya.

Beberapa kementerian juga akan dilibatkan untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas setiap calon TKI. Pekerja migran ini bergabung dengan dunia kerja internasional, sehingga dapat mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan di Indonesia.

“Kita bisa bekerja sama dengan beberapa kementerian yang memiliki tempat pelatihan, misalnya politeknik kesehatan di bawah Kementerian Kesehatan,” katanya.