ASIAWORLDVIEW – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Januari hingga November 2024 berjumlah 12.658.048 orang. Ini merupakan tingkat pengunjung tertinggi di Indonesia selama lima tahun terakhir.
Deputi Bidang Statistik dan Pelayanan BPS Pudji Ismarti mengatakan, “Secara kumulatif Januari hingga November 2024, total pengunjung sebanyak 12.658.048 orang, meningkat 20,17%. jika dibandingkan dengan tahun 2023.”
Ismarti mengatakan, “Total kunjungan wisman pada Januari hingga November 2024 merupakan yang tertinggi selama lima tahun terakhir.”
Pudji memanfaatkan kesempatan tersebut untuk merinci statistik perkembangan pariwisata yang disampaikan BPS pada November 2024. “Dengan demikian, total kunjungan wisman Indonesia (November) sebanyak 1.092.067 orang. Totalnya naik 17,27% year-on-year,” kata Pudji. Secara nasional, jumlah pengunjung wisatawan mancanegara menurut negara asal pada bulan November didominasi oleh wisatawan asal Malaysia. Banyak kelompok kebangsaan lainnya berasal dari Australia dan Singapura.
Baca Juga: Wisata Alam Jadi Favorit Masyarakat Indonesia saat Liburan
Pudji menjelaskan kunjungan wisman asal Malaysia mengalami penurunan sebesar 10,22 persen secara year-on-month pada bulan November, namun meningkat sebesar 22,94 persen secara year-on-year. Menambahkan: “Sebagian besar wisman asal Malaysia masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta, begitu pula dengan wisman asal Tiongkok. Sedangkan wisman Australia sebagian besar masuk melalui Bandara Ngurah Rai (Bali).”
Puji mengatakan, “Dan jika dilihat dari rata-rata lama menginap, pada November 2024 wisman menghabiskan waktu di Indonesia sekitar 6,85 malam atau sekitar hampir 7 hari.”
Perjalanan wisatawan domestik mengalami penurunan pada November 2024. BPS menyebutkan jumlah perjalanan wisatawan nusantara mencapai 80.612.557 perjalanan atau turun sekitar 1 persen secara bulanan dibandingkan Oktober yang tercatat 81,43 juta perjalanan.
Penurunan perjalanan dan kedatangan pada bulan November dibandingkan bulan Oktober merupakan perubahan musiman yang disebabkan oleh tidak adanya hari libur besar, event, atau festival di bulan November. Namun pada November 2023, perjalanan wisatawan domestik meningkat sebesar 33,62 persen. Kemudian secara kumulatif hingga November 2024, perjalanan wisatawan domestik meningkat sebesar 22,81% dibandingkan periode yang sama tahun 2023.
