ASIAWORLDVIEW – Awal tahun baru bisa membawa emosi yang campur aduk bagi banyak orang. radisi Tresolusi tahun baru dapat menimbulkan tekanan untuk melakukan perubahan hidup yang signifikan.
Beberapa individu mungkin merasa tertekan oleh harapan untuk memperbaiki diri atau mencapai tujuan. Kemudian, menimbulkan perasaan tidak mampu jika tujuan tersebut tidak tercapai, dikutip dari Psychology Today, Kamis (2/1/2025).
Meskipun beberapa orang mungkin merasa bersemangat dan termotivasi, ada juga yang mungkin merasa periode ini sangat melelahkan. AKhirnya, dapat berdampak pada kesehatan mental.
Tahu baru juga biasanya banyak yang mengalami holiday blues. sSebagian orang mengalami perasaan kecewa atau “kesedihan pasca-liburan”. Kontras antara kemeriahan liburan dengan kembalinya rutinitas bisa memicu perasaan sedih, kesepian, atau stres.
Baca Juga: Resolusi di Awal Tahun Baru Ternyata Membawa Perubahan dalam Hidup
Musim liburan sering kali membawa kegembiraan dan kegembiraan, namun setelah berakhir, perasaan tertekan kembali muncul. Seolah harus kembali ke dunia nyata.
Resolusi “awal yang baru” terkadang dapat menimbulkan ekspektasi yang tidak realistis. Orang mungkin merasa bahwa segala sesuatunya harus segera diubah atau diperbaiki, sehingga dapat menimbulkan rasa frustrasi jika kemajuan tidak terjadi secepat yang diharapkan.
Awal tahun baru dapat menambah kecemasan atau stres, terutama jika mereka menghadapi tantangan seperti masalah keuangan, tekanan terkait pekerjaan, atau masalah pribadi. Harapan untuk “memulai dari awal” atau “berbuat lebih baik” dapat menambah tekanan-tekanan ini.
Peralihan menuju tahun baru sering kali menandakan dimulainya rutinitas baru, yang bisa membuat Anda kewalahan. Ini mungkin termasuk perubahan di tempat kerja, rumah, atau dalam hubungan pribadi. Menyesuaikan diri dengan perubahan ini dapat menimbulkan rasa ketidakstabilan atau ketidakpastian.
Permulaan tahun baru juga dapat mendorong refleksi terhadap tahun sebelumnya. Refleksi ini mungkin memunculkan tantangan, penyesalan, atau kekecewaan di masa lalu, sehingga menimbulkan emosi negatif jika tahun ini tidak berjalan sesuai harapan.
