ASIAWORLDVIEW – Jelang gelaran Snapdragon Summit yang dijadwalkan berlangsung pada 22–24 September 2026 di Hawaii, deretan bocoran mengenai Xiaomi 18 mulai mengalir deras. Sang pembocor teknologi andal, Digital Chat Station (DCS), kembali mengungkap sejumlah detail penting tentang penerus Xiaomi 17 ini.
Berdasarkan bocoran terbaru dari DCS, Xiaomi 18 akan hadir dalam lima pilihan warna: Hitam, Putih, Merah Muda (Pink), Biru, dan Merah. Kehadiran warna-warna cerah seperti pink, biru, dan merah menunjukkan bahwa Xiaomi tidak hanya menyasar pengguna yang menginginkan tampilan elegan, tetapi juga konsumen yang ingin tampil lebih berani dan ekspresif.
Dari sisi desain, Xiaomi 18 disebut masih mempertahankan modul kamera berbentuk persegi di sudut kiri atas bodi, serupa dengan pendahulunya. Pendekatan ini memungkinkan Xiaomi mempertahankan identitas desain produknya, meskipun di sektor internal perangkat ini diperkirakan membawa peningkatan yang sangat signifikan.
Salah satu lompatan terbesar Xiaomi 18 ada pada sektor performa. Smartphone ini diperkirakan akan menjadi salah satu perangkat pertama di dunia yang menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 6. Chip ini dibangun di atas proses fabrikasi 2nm milik TSMC—sebuah lompatan generasi dari proses 3nm yang digunakan pada chip flagship sebelumnya.
Baca Juga: Xiaomi 18 Series Siap Debut Global, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 6
Spesifikasi chipset ini pun terbilang ganas. Snapdragon 8 Elite Gen 6 dikabarkan mengusung CPU Oryon rancangan Qualcomm dengan konfigurasi octa-core 2+3+3, cache L2 bersama sebesar 16MB, serta GPU Adreno 845. Chip ini juga dikatakan mendukung memori LPDDR5X yang lebih cepat dan efisien.
Dengan kombinasi proses 2nm dan arsitektur CPU anyar, Xiaomi 18 diprediksi akan menghadirkan peningkatan performa yang drastis sekaligus efisiensi daya yang lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya.
Jika sektor performa mendapat lompatan generasi, sektor kamera pun tak kalah ambisius. Xiaomi 18 dikabarkan akan menggantikan konfigurasi tiga kamera 50MP pada Xiaomi 17 dengan sistem kamera ganda 200MP besutan Leica.
Konfigurasi baru ini terdiri dari sensor utama 200MP berukuran besar dan kamera telefoto periskop 200MP. Dengan perubahan ini, baik jumlah piksel maupun jangkauan telefoto dilaporkan akan meningkat secara signifikan dibandingkan generasi sebelumnya. Langkah ini menegaskan komitmen Xiaomi untuk terus bekerja sama dengan Leica dalam menghadirkan pengalaman fotografi kelas atas di ponsel flagship-nya.
Bocoran paling menarik—sekaligus paling mengejutkan—datang dari sektor harga. Xiaomi 18 diprediksi akan dibanderol mulai dari 5.499 yuan atau sekitar Rp14,5 juta. Angka ini melonjak lebih dari 1.000 yuan (sekitar Rp2,6 juta) dibandingkan harga awal Xiaomi 17 yang saat diluncurkan dibanderol 4.499 yuan setara dengan Rp11,8 juta).
Presiden Xiaomi Group, Lu Weibing, secara terbuka telah menanggapi tekanan harga ini. Ia menyebut kenaikan biaya komponen memori sebagai faktor utama di balik lonjakan harga. Lebih lanjut, ia memperkirakan bahwa biaya memori akan tetap tinggi setidaknya hingga akhir 2027, dan berpotensi berlanjut hingga 2028. Ini mengindikasikan bahwa kenaikan harga bukanlah fenomena yang terbatas pada Xiaomi 18 saja, melainkan akan mempengaruhi seluruh industri smartphone dalam beberapa tahun ke depan.
