ASIAWORLDVIEW – POCO resmi memperkenalkan smartphone terbarunya, POCO X8, ke pasar global. Kali ini, POCO tidak sekadar mengandalkan spek kameranya, melainkan menghadirkan kombinasi trio maut: daya tahan baterai luar biasa, layar AMOLED tajam, dan ketahanan fisik yang terbilang ekstrem untuk kelasnya
Urusan visual, POCO X8 mengusung panel AMOLED berukuran 6,83 inci dengan resolusi 1,5K alias 2772 x 1280 piksel – angka yang sudah masuk kategori tajam untuk konten multimedia. Layar ini mendukung refresh rate 120Hz yang bikin scrolling mulus, dan touch sampling rate 240Hz. Buat para gamer, POCO menyematkan fitur Game Turbo yang diklaim mampu mencapai instantaneous touch sampling rate hingga 3.200Hz dalam situasi tertentu – angka yang sangat menggiurkan untuk responsivitas saat bermain game kompetitif.
Kecerahan layar juga jadi sorotan. POCO X8 mengklaim puncak kecerahan mencapai 3.500 nits, dengan kecerahan tipikal di angka 1.060 nits – cukup untuk tetap terlihat jelas di bawah sinar matahari.
Untuk urusan reproduksi warna, layar ini mendukung 12-bit color depth dan gamut warna DCI-P3. Yang menarik, POCO juga serius soal kenyamanan mata: ada DC dimming, PWM dimming 3.840Hz, serta sertifikasi TÜV Rheinland untuk low blue light, flicker-free, dan ramah sirkadian. Pelindung layarnya menggunakan Corning Gorilla Glass Victus 2 yang tangguh
Di sektor performa, POCO X8 ditenagai chipset Snapdragon 6s Gen 4 berbasis 4nm dengan CPU octa-core yang mampu melesat hingga 2,4GHz. Ponsel ini hadir dengan RAM hingga 12GB dan penyimpanan internal 256GB. Namun yang menarik, varian 256GB menggunakan penyimpanan lebih cepat UFS 3.1, sementara varian 128GB masih menggunakan UFS 2.2. Ini menunjukkan bahwa POCO ingin memberikan pengalaman lebih kencang bagi pengguna yang memilih kapasitas lebih besar.
Baca Juga: POCO X8 Power 5G Hadir dengan Baterai 10.000 mAh
Di sektor fotografi, POCO X8 tidak terlalu ambisius. Di bagian belakang, ada kamera utama 50 megapiksel yang dilengkapi OIS (Optical Image Stabilization) untuk mengurangi guncangan, ditambah sensor depth 2 megapiksel sebagai pendukung. Sementara kamera depan mengandalkan sensor 16 megapiksel.
Sayangnya, baik kamera belakang maupun depan hanya mampu merekam video hingga resolusi 1080p pada 30 frame per detik – angka yang terbilang standar untuk ponsel di kelasnya.
Salah satu fitur paling menonjol dari POCO X8 adalah ketahanannya. Ponsel ini mengantongi sertifikasi IP66, IP68, IP69, dan bahkan IP69K untuk ketahanan terhadap debu dan air. POCO mengklaim perangkat ini telah lulus uji ketahanan air selama 72 jam di kedalaman dua meter, serta uji jatuh dari ketinggian tiga meter. Angka ini jauh di atas standar ponsel pada umumnya, menjadikan POCO X8 pilihan menarik bagi pengguna yang aktif atau bekerja di lingkungan ekstrem.
Sektor baterai adalah bintang utama POCO X8. Ponsel ini dibekali baterai berkapasitas 8.340 mAh berbasis teknologi silikon-karbon – salah satu yang terbesar di kelasnya. Dukungan pengisian cepat 67W HyperCharge memungkinkan pengisian daya yang relatif singkat, sementara fitur wired reverse charging 22,5W memungkinkan ponsel ini mengisi daya perangkat lain seperti earphone atau smartphone teman. POCO juga mengklaim baterai ini masih mempertahankan setidaknya 80 persen kapasitas setelah 1.600 siklus pengisian, serta mendukung USB PD 2.0 dan 3.0.
Di sektor software, POCO X8 menjalankan Xiaomi HyperOS 3 dan dibekali berbagai fitur modern seperti Google Gemini, Circle to Search, AI Erase, perekaman video ganda, NFC, infrared blaster, speaker ganda, serta pemindai sidik jari di dalam layar. Bobotnya mencapai 223 gram – cukup berat, mungkin sebagai konsekuensi dari baterai besar dan konstruksi tangguh. Ponsel ini tersedia dalam pilihan warna hitam, putih, dan oranye.
