OLX: Brand Jepang Kuasai Pasar Mobil Bekas di Indonesia

OLXMOBBI

ASIAWORLDVIEW – Merek Jepang masih kokoh di puncak pasar mobil bekas Indonesia. Berdasarkan data inspeksi kendaraan yang dihimpun OLXmobbi sepanjang tahun 2025, lima besar brand yang paling banyak diinspeksi semuanya berasal dari Jepang.

Direktur OLXmobbi, Agung Iskandar dalam gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) menjelaskan bahwa fenomena ini bukanlah kebetulan, melainkan cerminan langsung dari dinamika pasar mobil baru tiga hingga lima tahun sebelumnya. Dengan kata lain, apa yang laku di pasar kendaraan baru pada periode 2020–2022 kini baru terlihat dampaknya di pasar sekunder.

Toyota tampil sebagai penguasa tunggal dengan porsi mencengangkan, yakni 42 persen dari total kendaraan yang diinspeksi sepanjang 2025. Angka ini hampir menyamai gabungan seluruh pesaing di bawahnya. Di posisi kedua, Honda menguasai 16 persen pasar, disusul Daihatsu dengan 8 persen, Mitsubishi 6 persen, dan Suzuki 5 persen. Dominasi Toyota yang mencapai hampir setengah dari total inspeksi ini mencerminkan kekuatan merek tersebut yang selama bertahun-tahun konsisten menjadi pemimpin penjualan mobil baru di Indonesia.

Baca Juga: GIIAS 2026 Dibuka dengan Exclusive Media Day: Tampilkan Jajaran Mobil Baru dan Teknologi Masa Depan

Dari sisi model, data OLXmobbi menunjukkan bahwa mobil keluarga masih menjadi primadona. Toyota Innova menempati peringkat pertama sebagai model bekas paling banyak diinspeksi, disusul oleh Toyota Avanza, Toyota Rush, Honda HR-V, dan Toyota Fortuner. Kehadiran tiga model Toyota dalam lima besar ini menunjukkan loyalitas konsumen Indonesia terhadap merek tersebut, sekaligus menegaskan bahwa segmen MPV dan SUV masih menjadi tulang punggung pasar mobil bekas Tanah Air.

OLXmobbi kembali hadir sebagai Official Trade-in Partner. Kehadiran platform jual-beli mobil bekas di pameran otomotif terbesar di Indonesia ini menunjukkan pentingnya ekosistem mobil bekas dalam industri otomotif nasional. Agung Iskandar meyakini bahwa kemudahan layanan tukar tambah ini dapat mendongkrak penjualan mobil baru di Indonesia.

“Ketika ingin melakukan upgrade kendaraan, salah satu tantangan konsumen adalah bagaimana menjual mobil lama secara praktis sekaligus mendapatkan harga yang kompetitif. Kemudahan dalam trade-in merupakan kunci sukses dalam mendongkrak penyerapan kendaraan baru,” ujarnya.

Layanan trade-in OLXmobbi sendiri menunjukkan tren pertumbuhan yang positif—pada GIIAS 2025, aktivitas trade-in dan penyerapan kendaraan meningkat 68 persen dibandingkan GIIAS 2024. Tahun ini, konsumen juga berkesempatan memperoleh cashback dengan total hingga Rp35 juta, terdiri dari cashback OLXmobbi hingga Rp15 juta serta promo kolaborasi trade-in.

Tak hanya memudahkan tukar tambah, OLXmobbi bersama OLX juga menghadirkan inovasi digital untuk memfasilitasi konsumen yang hendak mencari dan membeli mobil baru. Sejak Juni 2026, pengguna dapat memanfaatkan fitur Mobil Baru untuk mencari sekaligus membandingkan pilihan kendaraan dari berbagai merek. Perusahaan memperkenalkan OLA (OLX Virtual Assistant) , asisten virtual berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk membantu konsumen menemukan rekomendasi kendaraan baru maupun bekas sesuai kebutuhan melalui percakapan personal yang efisien. Teknologi ini diharapkan mampu memangkas proses pencarian yang kerap terasa panjang akibat terlalu banyaknya informasi yang harus dihadapi konsumen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *