ASIAWORLDVIEW – Motorola belum resmi meluncurkan Motorola Signature 27, tetapi video hands-on terbaru telah memberikan gambaran awal mengenai desain dan spesifikasi ponsel flagship tersebut. YouTuber Danny Winget membagikan video yang menunjukkan perangkat dari dekat sekaligus mengungkap sejumlah detail menjelang acara peluncuran pada 5 November.
Salah satu fitur yang paling menonjol adalah layar Tandem OLED dengan tingkat kecerahan puncak yang diklaim mencapai 12.000 nit. Motorola Signature 27 juga disebut akan menggunakan chipset kelas atas dari Qualcomm dan kamera telefoto periskop beresolusi 200 megapiksel. Meski demikian, informasi tersebut berasal dari video pra-peluncuran dan spesifikasi lengkapnya masih menunggu konfirmasi resmi Motorola.
Dalam video hands-on, Motorola Signature 27 terlihat hadir dalam dua pilihan warna. Keduanya memiliki panel belakang bertekstur, sementara sisi layar tampak melengkung dan menyatu dengan bingkai perangkat. Kombinasi material dan bentuk ini memberikan kesan premium, sekaligus membuat ponsel terlihat lebih ramping saat digenggam.
Motorola tampaknya mempertahankan pendekatan desain yang menonjolkan kenyamanan dan tampilan elegan. Tekstur pada bagian belakang dapat membantu menciptakan karakter visual yang berbeda, sedangkan kaca melengkung di tepi layar memberi kesan layar lebih menyatu dengan bodi. Namun, detail mengenai bahan rangka, perlindungan layar, dan ketahanan terhadap air maupun debu belum dijelaskan dalam video tersebut.
Motorola Signature 27 dikabarkan memakai layar “Extreme AMOLED Duo” berukuran 6,8 inci dengan teknologi LTPO dan refresh rate hingga 120Hz. Panelnya disebut menggunakan Tandem OLED, yaitu teknologi yang menumpuk beberapa lapisan dioda untuk meningkatkan kecerahan dan kontras.
Baca Juga: Motorola Razr Flex: Calon Penerus Razr Fold yang Bikin Penasaran, Bakal Pakai Snapdragon 8 Gen 5?
Menurut informasi dalam video, layar tersebut dapat mencapai kecerahan puncak hingga 12.000 nit. Angka ini tergolong sangat tinggi, tetapi pengujian langsung diperlukan untuk mengetahui bagaimana kecerahan tersebut diterapkan dalam penggunaan sehari-hari—misalnya saat menampilkan konten HDR atau digunakan di luar ruangan. Refresh rate LTPO juga memungkinkan laju penyegaran berubah menyesuaikan aktivitas, yang berpotensi membantu menjaga kelancaran tampilan sekaligus menghemat daya.
Tandem OLED masih digunakan pada jumlah ponsel yang relatif terbatas. Teknologi serupa disebut pernah hadir pada Honor Magic 6 RSR, sementara penerapannya pada perangkat lain ikut menambah perhatian terhadap layar Signature 27. Jika spesifikasinya terkonfirmasi, panel tersebut dapat menjadi salah satu pembeda utama ponsel ini di segmen flagship.
Snapdragon Kelas Atas dan Penyimpanan hingga 1TB
Untuk performa, Motorola Signature 27 disebut ditenagai Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6, yang dipasangkan dengan RAM hingga 16GB dan penyimpanan internal UFS 4.1 hingga 1TB. Kombinasi ini berpotensi mendukung multitasking, kebutuhan aplikasi berat, serta penyimpanan foto dan video berukuran besar.
Ponsel ini juga dikabarkan menjalankan Android 17 sejak pertama kali digunakan dan akan menerima pembaruan sistem operasi selama tujuh tahun. Jika kebijakan tersebut dikonfirmasi Motorola, dukungan pembaruan yang panjang dapat menjadi nilai tambah bagi pengguna yang berencana memakai perangkat selama beberapa tahun.
Winget turut menyebut bahwa sistem pendingin vapor chamber pada Signature 27 berukuran 40% lebih besar. Namun, video itu tidak menjelaskan perangkat pembanding yang digunakan untuk menghitung peningkatan tersebut. Karena itu, belum jelas seberapa besar dampaknya terhadap suhu dan stabilitas performa saat ponsel menjalankan game atau tugas berat dalam waktu lama.
Pada sektor kamera, Motorola Signature 27 disebut memiliki tiga kamera belakang. Konfigurasinya terdiri dari kamera utama 50 megapiksel Sony LYTIA 910, kamera telefoto periskop 200 megapiksel, serta kamera ultrawide 50 megapiksel. Kamera periskop beresolusi tinggi berpotensi memberikan fleksibilitas untuk mengambil objek dari jarak jauh, tetapi kualitas akhirnya akan bergantung pada faktor lain seperti stabilisasi, pemrosesan gambar, dan kemampuan zoom.
Video tersebut juga menyebut kehadiran “dedicated action sensor” yang dirancang untuk membantu pengambilan gambar objek bergerak. Belum ada penjelasan lebih rinci mengenai cara kerja sensor ini atau pengaruhnya terhadap foto dan video. Motorola kemungkinan akan memaparkan fungsi kamera tersebut lebih jelas saat peluncuran resmi.
Motorola belum mengungkap kapasitas baterai Signature 27. Winget hanya menyebut baterainya berukuran “cukup besar”, tanpa memberikan angka pasti atau informasi mengenai kecepatan pengisian daya. Detail tersebut penting untuk menilai keseimbangan antara layar beresolusi tinggi, chipset flagship, dan daya tahan penggunaan.
Daftar Geekbench yang terlihat pekan sebelumnya juga menunjukkan unit dengan RAM 12GB. Hal ini membuka kemungkinan bahwa Motorola akan menawarkan beberapa konfigurasi memori, meskipun pilihan yang tersedia belum dikonfirmasi.
