HUAWEI MatePad Air Z Hadir dengan Baterai 10.100mAh

MatePad Air Z

ASIAWORLDVIEW – HUAWEI tampaknya belum selesai menggarap lini tabletnya. Setelah MatePad Air 2026 meluncur global pada Juli dan baru masuk pasar Tiongkok bulan ini bersama Mate XT 2 tri-fold, menambah satu model lagi ke dalam keluarga tersebut: MatePad Air Z. Tablet ini hadir dalam dua versi, yaitu Standard dan Enjoy Edition.

Keduanya sudah dibuka untuk pre-sale melalui toko VMall milik Huawei, meski tanggal peluncuran resminya belum diumumkan. Pola semacam ini cukup khas HUAWEI, memperkenalkan varian lebih dulu lewat kanal internal, lalu menyusul pengumuman resmi bersama produk lain.

Dari sisi desain, MatePad Air Z masih mengikuti bahasa desain MatePad Air reguler. Ada lima pilihan warna total. Versi Standard tersedia dalam Coral Orange, Island Blue, dan Space Gray, sedangkan Enjoy Edition hadir dalam Nebula Pink dan Moonlight Silver. Meski tampilan keseluruhannya mirip, tiga dari lima warna tersebut memakai modul kamera yang sedikit berbeda. Perbedaan ini mungkin terlihat sepele, tetapi di segmen tablet yang desainnya cenderung seragam, variasi semacam ini cukup untuk memberi pembeda visual antarvariasi.

Layar menjadi salah satu daya tarik utama. Kedua versi memakai panel 12 inci Ultra HD Eye-Care PaperMatte. Huawei mengklaim layar ini dirancang untuk mengurangi silau, tetapi tetap menjaga teks dan gambar tetap jelas di lingkungan terang. Resolusinya 2.8K, refresh rate 144Hz, dan rasio screen-to-body 88%. Kombinasi ini menempatkan MatePad Air Z sebagai tablet yang cocok untuk konsumsi media, membaca, mencatat, dan pekerjaan kreatif ringan. PaperMatte juga menjadi nilai tambah bagi pengguna yang sering bekerja di luar ruangan atau di ruangan dengan pencahayaan kuat, karena pantulan cahaya bisa sangat mengganggu di tablet biasa.

Baca Juga: HUAWEI MatePad Air 2026 Resmi Hadir di Indonesia, Tablet Ultra-Tipis Berbasis AI

Di sektor performa, HUAWEI MatePad Air Z mengandalkan chipset Kirin T93S23 dan menjalankan HarmonyOS 7. Huawei tidak merinci skor benchmark atau efisiensi daya dari chipset ini, tetapi untuk kelas tablet menengah, kombinasi tersebut biasanya diarahkan pada keseimbangan antara produktivitas, multitasking, dan konsumsi daya.

Kamera depannya 8MP, sedangkan kamera belakangnya 50MP. Meski kamera bukan faktor utama dalam pembelian tablet, keberadaan sensor 50MP di belakang bisa berguna untuk memindai dokumen, mengambil foto catatan, atau kebutuhan video call. Perbedaan desain rumah kamera juga menjadi penanda versi: Standard memakai lensa melingkar di dalam modul berbentuk pil dengan LED flash, sementara Enjoy Edition memakai rumah lensa oval yang lebih sederhana.

Baterai dan pengisian daya menjadi area di mana kedua versi mulai dipisahkan. Keduanya sama-sama membawa baterai 10.100mAh, tetapi versi Standard mendukung pengisian 66W dan disertai charger all-in-one 66W. Versi Enjoy Edition hanya mendukung pengisian 40W dan dikirim dengan adapter 40W.

Untuk tablet dengan baterai besar, perbedaan kecepatan pengisian bisa terasa dalam pemakaian sehari-hari, terutama jika perangkat dipakai untuk bekerja atau belajar dalam waktu lama. Kedua versi juga dilengkapi sistem audio enam speaker stereo, yang menunjukkan Huawei tetap memperhatikan aspek hiburan meski ini bukan tablet flagship.

HUAWEI belum membagikan seluruh detail MatePad Air Z, termasuk ketersediaan global dan spesifikasi lengkap lainnya. Informasi lebih lanjut diperkirakan muncul bersamaan dengan Mate 90 series pekan depan. Bagi pasar Indonesia, belum ada indikasi kapan atau apakah tablet ini akan masuk secara resmi.

Namun dari pola peluncuran Huawei, biasanya perangkat yang dijual di Tiongkok terlebih dahulu akan dievaluasi untuk pasar lain, tergantung permintaan dan strategi regional. MatePad Air Z sendiri menarik karena mencoba menawarkan layar PaperMatte, refresh rate 144Hz, dan baterai 10.100mAh pada harga yang relatif kompetitif. Jika masuk ke pasar yang lebih luas, tablet ini bisa menjadi pesaing serius di segmen tablet produktivitas menengah, terutama bagi pengguna yang sudah terikat pada ekosistem HarmonyOS atau menginginkan alternatif dari iPad dan tablet Android flagship.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *