ASIAWORLDVIEW – Honor kembali memanaskan pasar smartphone performa tinggi Tanah Air—atau setidaknya pasar Tiongkok. Dua perangkat terbarunya, Honor Win 2 dan Win 2 RT, dikabarkan telah melewati sertifikasi 3C di China. Sertifikasi ini menjadi sinyal kuat bahwa peluncuran keduanya semakin dekat, dengan ekspektasi terjadi pada Oktober 2026, sekitar dua bulan lebih awal dibandingkan generasi pertama yang baru meluncur pada Desember tahun sebelumnya.
Dari dokumen sertifikasi tersebut, terungkap bahwa Honor Win 2 akan mempertahankan pengisian daya kabel 100W seperti generasi sebelumnya, sementara Honor Win 2 RT justru hanya mendukung pengisian 90W. Ini menjadi catatan menarik karena pada generasi pertama, Honor Win RT—yang diposisikan sebagai model lebih terjangkau—tetap mendukung 100W, sama seperti varian standar.
Penurunan ke 90W pada Win 2 RT bisa jadi merupakan konsekuensi dari penyesuaian posisi harga, efisiensi komponen, atau strategi Honor dalam membedakan kedua model secara lebih tegas. Meski demikian, baik 100W maupun 90W tetap tergolong cepat untuk ukuran smartphone modern, terutama jika dikombinasikan dengan baterai berkapasitas besar.
Hal yang membuat Honor Win 2 semakin layak ditunggu adalah bocoran spesifikasi dari tipster ternama, Digital Chat Station. Menurutnya, Win 2 akan menjadi salah satu—atau bahkan satu-satunya—smartphone performa tinggi tahun ini yang menggabungkan empat elemen sekaligus: chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 6, baterai berkapasitas lebih dari 10.000mAh, kipas pendingin internal (built-in cooling fan), serta layar 2K dengan refresh rate tinggi.
Kombinasi ini sebelumnya juga pernah muncul dalam bocoran lain, sehingga informasi terbaru semakin memperkuat kredibilitas klaim tersebut. Jika benar, Honor Win 2 bukan sekadar ponsel gaming biasa. Ini berpotensi menjadi perangkat hibrida yang menggabungkan daya tahan baterai ekstrem, performa puncak, dan sistem pendinginan aktif yang jarang ditemukan di ponsel mainstream. Baterai di atas 10.000mAh sendiri akan menjadi terobosan besar, karena sebagian besar flagship saat ini masih berkutat di kisaran 5.000–6.000mAh.
Baca Juga: Honor Play 20A Diluncurkan Secara Global: Layar Sekunder Ekstra Besar dan Baterai 6000mAh
Ditambah kipas internal, Honor tampaknya ingin memastikan bahwa performa tinggi tidak hanya bertahan saat benchmark, tetapi juga stabil dalam sesi gaming panjang atau beban kerja berat.
Dari sisi layar dan desain, bocoran sebelumnya menyebut Honor Win 2 akan mengusung panel OLED berukuran 6,89 inci dengan refresh rate 185Hz. Ukuran ini hanya sedikit lebih besar dibandingkan layar 6,83 inci pada Honor Win generasi sekarang, sehingga peningkatannya lebih bersifat evolusioner ketimbang revolusioner. Namun, refresh rate 185Hz menjadi angka yang sangat tinggi untuk ukuran smartphone, dan jika terealisasi, ia akan menempatkan Win 2 di jajaran perangkat dengan layar paling mulus di pasaran.
Honor juga dikabarkan akan menyematkan pemindai sidik jari ultrasonik yang tertanam di bawah layar, sebuah teknologi yang biasanya hadir di flagship premium karena lebih cepat, akurat, dan tahan terhadap kelembapan dibandingkan sensor optik. Selain itu, ada laporan bahwa Honor berencana memperluas lini Win 2 menjadi tiga model, dengan tambahan varian Pro Max di atas model standar.
Sementara itu, Honor Win 2 RT diperkirakan akan menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, yang juga menjadi otak dari Honor Win generasi saat ini. Artinya, Win 2 RT akan tetap memiliki performa tinggi, tetapi tidak seagresif Win 2 yang mengusung Snapdragon 8 Elite Gen 6.
Dengan jadwal peluncuran yang kemungkinan maju ke Oktober, Honor tampak ingin mempercepat siklus produknya di tengah persaingan smartphone performa tinggi yang semakin ketat. Generasi pertama Honor Win dan Win RT baru hadir Desember tahun lalu, tetapi Honor tahun ini terlihat lebih agresif dalam meluncurkan perangkat baru. Jika bocoran ini benar, Honor Win 2 bisa menjadi salah satu ponsel paling menarik di paruh akhir 2026, terutama bagi pengguna yang menginginkan baterai jumbo, layar kencang, pendinginan aktif, dan chipset terbaru dalam satu perangkat.
