ASIAWORLDVIEW – Jakarta, siap-siap untuk gempuran asap dan bara! Dunia kuliner ibu kota kembali dihebohkan dengan kolaborasi epik yang mempertemukan dua maestro api dari dua benua berbeda. Setelah sukses menggelar “Bali takeover” yang memukau, Chef Stephen Moore, arsitek di balik lieur liar Shelter di Pererenan, Bali, kini terbang ke Jakarta untuk bergabung dengan Chef Tom Aikens di restorannya, Tom’s by Tom Aikens di The Langham, Jakarta. Ini bukan sekadar makan malam biasa; ini adalah perayaan api, rasa, dan bahan-bahan luar biasa yang dirancang untuk para pencinta grill sejati.
Bayangkan suasana lantai 62 The Langham, Jakarta, yang elegan namun tetap hangat. Kini berubah menjadi panggung bagi dua koki yang memiliki obsesi sama, memanggang dengan teknik sempurna dan rasa yang berani.
Chef Tom Aikens, yang namanya telah lama bersinar dengan dua bintang Michelin yang diraihnya di usia 26 tahun, adalah legenda hidup kuliner Inggris. Restorannya, Muse di London, juga memegang bintang Michelin, dan kini ia membawa sentuhan klasik Eropa-British ke Jakarta. Namun, di acara kolaborasi ini, fokusnya bukan sekadar klasik; ini adalah tentang api.
Baca Juga: Berkunjung ke La Réserve 1785 di Jantung Pererenan, Suaka Romantis Khusus Dewasa di Bali

Di sisi lain, Chef Stephen Moore bukanlah sembarang koki. Ia adalah Culinary Director dan co-owner Shelter, restoran yang telah menjelma menjadi ikon kuliner di Bali dan meraih Silver dalam ajang Indonesia’s 30 Best Restaurants. Perjalanan kariernya tak perlu diragukan lagi, dengan pengalaman di dapur-dapur ternama seperti El Racó de Can Fabes yang berbintang tiga Michelin di Spanyol, serta Rockpool dan Icebergs di Sydney. Filosofinya jelas: api adalah alat memasak paling jujur. Di Shelter, ia menggunakan kayu bakar dari kulit kelapa dan kayu rambutan untuk memanggang hidangan dengan presisi dan teori no-waste yang ketat. Ia percaya bahwa api menuntut insting dan kesabaran untuk menciptakan makanan yang nostalgik dalam semangat namun dieksekusi dengan kejelasan teknis.
Kolaborasi ini menjanjikan perpaduan yang menarik antara keanggunan klasik Eropa dari Chef Tom dan keahlian memanggang fire-pit yang soulful dari Chef Stephen. Tamu akan disuguhkan hidangan yang tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga bercerita. Mulai dari potongan daging dan makanan laut yang dipanggang dengan ahli, hingga kreasi eksklusif yang dirancang khusus untuk kolaborasi ini. Ekspektasinya jelas: rasa yang berani, teknik yang mumpuni, dan jamuan yang dibuat untuk para pencinta grill sejati.
Jadi, jika Anda mencari pengalaman bersantap yang menggabungkan keahlian kelas dunia, drama asap dan bara, serta pemandangan kota Jakarta yang memukau dari ketinggian, acara ini adalah jawabannya. Ini adalah kesempatan langka untuk mencicipi langsung bagaimana dua filosofi kuliner—yang satu mengagungkan produk lokal dan musiman dalam balutan teknik klasik, yang lainnya menari bersama api untuk mengeluarkan rasa paling primal—bisa bertemu dan menciptakan harmoni di atas piring. Jangan lewatkan perayaan api, rasa, dan bahan-bahan luar biasa ini di Tom’s by Tom Aikens.
