Bocoran Vivo X500 Ultra: Chipset Snapdragon dan Kamera 200MP

Vivo X500 Pro Series

ASIAWORLDVIEW – Vivo X500 Ultra dilaporkan tengah menjalani tahap penyempurnaan normal dan diperkirakan meluncur pada Maret atau April 2027. Bocoran dari sejumlah sumber industri menyebut perangkat ini akan membawa perubahan signifikan pada sektor kamera dan chipset dibandingkan Vivo X500 Pro Max, dengan posisi sebagai ponsel yang menyasar para kreator profesional.

Informasi mengenai jadwal peluncuran tersebut pertama kali mencuat dari tipster industri Digital Chat Station, yang menyatakan bahwa Vivo X500 Ultra sedang melalui proses refinement sebagaimana mestinya dan memperkirakan peluncuran pada Maret atau April tahun depan. Vivo sendiri telah memberi sinyal ke arah periode yang sama.

Vice President sekaligus Product Vice President Vivo, Huang Tao, sebelumnya mengonfirmasi bahwa X500 Ultra mengikuti siklus pengembangan normal dan dijadwalkan hadir pada Maret atau April. Ia juga menyebut bahwa kemampuan pencitraan perangkat ini akan meningkat signifikan dibandingkan model Pro Max, dan ponsel tersebut akan menyasar segmen kreator profesional. Konfirmasi dari pihak eksekutif ini memberi bobot lebih pada bocoran yang beredar, meskipun Vivo belum mengumumkan tanggal peluncuran resmi.

Baca Juga: Kenaikan Harga OPPO Find X10 Bocor di Eropa, Paling Murah Rp28 Juta

Sebagai konteks, Vivo meluncurkan Vivo X500 di China tanpa menghadirkan varian Ultra, sehingga Vivo X500 Pro Max untuk sementara menjadi model tertinggi dalam jajaran produk tersebut. Perangkat itu ditenagai chipset MediaTek Dimensity 9600 Pro dan mengusung baterai berkapasitas 8.000mAh dengan pengisian daya 90W. Posisi X500 Pro Max sebagai model puncak inilah yang kemungkinan akan digeser oleh kehadiran X500 Ultra, yang disebut membawa konfigurasi perangkat keras berbeda.

Menurut laporan yang beredar, X500 Ultra berpotensi memiliki susunan perangkat keras yang berbeda dari Pro Max, dimulai dari prosesornya. Vivo dilaporkan sedang menguji chipset Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 sebagai pengganti silikon MediaTek. Ponsel ini juga disebut akan mengusung layar BOE berukuran 6,85 inci dengan resolusi 2K+, refresh rate 144Hz, dan teknologi LTPO. Panel tersebut dikabarkan berjenis flat dengan bezel seragam di keempat sisi dan sudut membulat besar, sementara sensor sidik jari ultrasonik 3D disebut akan menangani pembukaan kunci biometrik.

Perubahan paling besar diperkirakan terjadi pada perangkat keras kamera. Bagian depan disebut memiliki kamera selfie standar 50MP, sedangkan susunan belakang dilaporkan mencakup tiga sensor dengan resolusi 50MP, 50MP, dan 200MP, meskipun peran pasti masing-masing sensor masih belum jelas. Laporan mengenai susunan kamera ini pun sempat saling bertentangan, karena bocoran awal X500 Ultra menyebut beberapa sensor telephoto 200MP yang berbeda, sehingga konfigurasi finalnya masih sulit dipastikan.

Vivo sendiri belum mengonfirmasi satu pun detail perangkat keras tersebut, sehingga spesifikasi chipset, layar, dan kamera sebaiknya diperlakukan sebagai bocoran untuk sementara. Dengan peluncuran yang masih beberapa bulan lagi, Vivo memiliki cukup waktu untuk melakukan perubahan lebih lanjut sebelum X500 Ultra masuk pasar.

Ponsel ini dibekali layar beresolusi tinggi dengan refresh rate 144Hz, dan sensor kamera 200MP menjanjikan peningkatan pengalaman dibandingkan generasi sebelumnya. Namun, karena seluruh spesifikasi masih bersifat spekulatif, perkembangan informasi menjelang peluncuran resmi akan menjadi acuan penting untuk menilai apakah X500 Ultra benar-benar mampu memenuhi ekspektasi sebagai perangkat unggulan yang ditujukan bagi kreator profesional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *