Dugaan Penyuapan dan Korupsi di Usaha Kripto Milik Keluarga Donald Trump

Presiden Amerika Serikat Donald Trump.(Instagram)

ASIAWORLDVIEW – Presiden Amerika Serikat Donald Trump sedang bergulat dengan badai politik di Washington terkait tuduhan penyuapan dan korupsi di sekitar usaha kripto milik keluarganya. Platform kripto World Liberty Financial (WLF), yang dijalankan oleh keluarga Trump, kini telah melampaui USD100 juta dalam kepemilikan mata uang kripto. Selain itu, kesepakatan perusahaan baru-baru ini dengan Pakistan sekarang menjadi berita utama, mengutip Bloomberg.

WLF baru-baru ini bermitra dengan Pakistan Crypto Council (PCC) untuk memajukan inovasi blockchain, adopsi stablecoin, dan integrasi keuangan terdesentralisasi di seluruh Pakistan. Bulan lalu, Pakistan juga menggandeng pendiri Binance, Changpeng Zhao (CZ), sebagai penasihatnya. Pemerintah Pakistan dilaporkan bertujuan untuk mengubah Islamabad menjadi ‘pusat kripto Asia Selatan’.

Kemitraan antara WLF dan PCC melibatkan kolaborasi di bidang-bidang utama seperti mengatur dan menguji produk keuangan blockchain, memfasilitasi pertumbuhan protokol DeFi yang bertanggung jawab, mengeksplorasi tokenisasi aset dunia nyata (RWA), dan memperluas aplikasi stablecoin. Para pendiri WLF dilaporkan telah bertemu dengan Perdana Menteri Pak dan pejabat tinggi lainnya untuk meresmikan kesepakatan tersebut, seperti yang dilaporkan oleh media lokal.

Baca Juga: Jutaan TRUMP Coin Dibuang ke Bursa: Apakah Ada Aksi Jual Besar-besaran?

Kemitraan dengan Pakistan menandakan langkah penting bagi WLF dalam memperluas jejak globalnya. Awal tahun ini, sebuah dana yang didukung oleh Dubai mengumumkan bahwa mereka akan menggunakan stablecoin WLF senilai USD1 untuk mengakuisisi saham senilai $2 miliar di Binance, menyoroti pengaruh WLF yang terus berkembang dalam keuangan kripto global. WLF juga telah menarik investasi besar dari industri kripto, termasuk $75 juta dari pendiri Tron, Justin Sun.

Keterlibatan keluarga Trump dengan World Liberty Financial telah menjadi penyebab perdebatan politik yang sengit. Didirikan pada tahun 2024, WLF masih mengusung Presiden Donald Trump sebagai “Kepala Penasihat Kripto”, sesuai dengan laporan media. Keluarga tersebut dikatakan memiliki lebih dari 60% saham di perusahaan induk WLF, WLF Holdco LLC, dan memiliki 22,5 miliar token WLFI.

Portofolio mata uang kripto WLF telah mengalami pertumbuhan yang signifikan dalam waktu singkat. WLF membeli lebih dari USD100 juta token kripto pada bulan Januari tahun ini, bertepatan dengan pelantikan Presiden Trump. Pembelian ini termasuk sejumlah besar Ether (ETH) dan Wrapped Bitcoin (WBTC). Akuisisi ini dilaporkan membuat total kepemilikan mata uang kripto WLF menjadi lebih dari USD300 juta pada saat itu. Namun, karena volatilitas pasar, perusahaan kehilangan nilai yang signifikan dalam portofolio kripto.