Backlog Kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok Membludak

Pelindo, operator pelabuhan milik negara, menangani backlog kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

ASIAWORLDVIEW – Pelindo, operator pelabuhan milik negara, menangani backlog kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Mereka telah membatasi sementara jumlah kontainer yang masuk dan keluar pelabuhan hingga situasi kembali normal. Langkah ini diambil karena lonjakan jumlah kendaraan pengangkut barang setelah libur panjang, yang menyebabkan kemacetan parah di sekitar terminal.

Pelindo juga mengatakan bahwa kemacetan di daerah Tanjung Priok disebabkan oleh kegiatan pemuatan dan pembongkaran yang tidak dijadwalkan dari tiga kapal.

“Peningkatan volume ini terutama terkonsentrasi di satu terminal, NPCT 1, yang menerima kapal yang seharusnya tiba seminggu yang lalu,” Direktur Eksekutif Regional 2 Pt Pelindo, Drajat Sulistyo, mengatakan.

Baca Juga: Perang Dagang Memanas, AS Berencana Pungut Kapal China yang Berlabuh

Dia mengidentifikasi tiga kapal yang berlabuh di NPCT 1 sebagai MSC Adu V, Ever Bobot, dan Starship Venus. Dari tiga kapal, dua dijadwalkan tiba minggu lalu, sementara yang ketiga diharapkan 24 jam sebelumnya.

Akibatnya, kapal-kapal tersebut meningkatkan volume pemuatan dan pembongkaran di port NPCT 1.

Sisinya bertujuan untuk membersihkan antrian panjang truk kontainer pada hari Minggu (20 April), dengan menggeser operasi pemuatan dan pembongkaran dari terminal yang ramai ke yang kosong.

Selain itu, Pelindo juga menghentikan sementara operasi kapal di terminal tertentu untuk fokus pada operasi darat dan memindahkan aktivitas ke terminal yang lebih sepi. Mereka menargetkan backlog ini dapat teratasi sepenuhnya pada akhir pekan.