Di Balik Keputusan Futureverse Akuisisi NFT Candy Digital

NFT Candy Digital

ASIAWORLDVIEW – Futureverse telah mengakuisisi Candy Digital, sebuah startup Non-Fungible Token (NFT) dengan mitra seperti Major League Baseball, Netflix, dan DC Comics. Kabar tersebut diungkapkan para eksekutif, mengutip Axios, Rabu (16/4/2025).

CEO Fanatics Michael Rubin, pendiri Galaxy Digital Mike Novogratz, dan pengusaha Gary Vaynerchuk meluncurkan Candy dengan MLB sebagai mitra pertamanya pada tahun 2021.

Perusahaan rintisan ini kemudian bermitra dengan Netflix untuk “Stranger Things,” NASCAR, dan WWE. Perusahaan ini juga mulai bekerja sama dengan DC Comics melalui merger dengan Palm NFT Studio.

Baca Juga: Volume ETH di NFT OpenSea Menurun Drastis

NFT Candy Digital mengumpulkan USD100 juta Seri A dengan valuasi USD1,5 miliar, yang dipimpin bersama oleh Insight Partners dan Softbank, pada tahun 2021. Namun pada tahun 2023, Fanatics menjual 60% sahamnya.

“Selama setahun terakhir, menjadi jelas bahwa NFT tidak mungkin berkelanjutan atau menguntungkan sebagai bisnis yang berdiri sendiri,” sebut sebuah sumber.

Candy Digital mengumpulkan Seri A1, yang dipimpin oleh Galaxy dan ConsenSys Mesh, pada tahun 2023 dengan jumlah yang dirahasiakan.

CEO Futureverse, Aaron McDonald, mengatakan bahwa kedua perusahaan ini memiliki kesamaan dalam hal “keinginan untuk menggunakan teknologi untuk memberikan pengalaman baru kepada para penggemar.”