ASIAWORLDVIEW – Casio merilis dua jam tangan G-Shock berbahan logam baru, yaitu GMCB2100D-1A dan GMCB2100D-2A. Jam tangan ini didasarkan pada G-Shock tahun 1983 yang asli, dengan bezel segi delapan yang sama.
Namun memiliki fitur-fitur yang diperbarui. Tentu saja, mengadaptasi kecanggihan Casio.
Kedua jam tangan ini memiliki casing, bezel, tali jam, dan gesper sekali sentuh dari baja tahan karat. Kedua jam tangan ini dibuat tangguh, dengan penyangga resin di dalamnya untuk menangani guncangan, meskipun terbuat dari logam. Bezel dibuat dalam beberapa tahap, dengan lapisan khusus di bagian atas dan lapisan mengkilap di bagian samping.
Baca Juga: G-SHOCK Indonesia Gaet Rizky Ridho untuk Kampanye Limitless
Ukurannya 51,3 × 46,3 × 12,4 mm dan beratnya 171 gram. Jam tangan ini tahan air hingga 200 meter, tahan guncangan, dan memiliki mahkota sekrup yang sesuai dengan bentuk bezel.
Jam tangan ini menggunakan tenaga surya dengan sistem Tata Surya Tangguh Casio, dan baterainya dapat bertahan hingga 18 bulan dalam mode hemat daya. Jam tangan ini terhubung ke ponsel melalui Bluetooth dan aplikasi CASIO WATCHES, yang memungkinkan Anda mengatur waktu secara otomatis, melihat waktu di 300 kota, dan menemukan ponsel Anda.
Jam tangan ini memiliki stopwatch 1 detik dengan batas 24 jam, penghitung waktu mundur dari 1 menit hingga 24 jam, dan alarm harian. Lampu latar LED membuatnya mudah dilihat dalam gelap. Kalender diprogram hingga tahun 2099.
Jarum jam bersinar dalam gelap, dan arloji menunjukkan dua zona waktu. Layarnya memiliki tiga jarum penunjuk dan tombol yang lebih kecil untuk mode, tingkat baterai, hari, dan zona waktu kedua.
