Tugas Luhut Binsar Pandjaitan yang Menjabat Dewan Ekonomi Nasional di Era Prabowo

Luhut Binsar Pandjaitan

ASIAWORLDVIEW – Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Luhut Binsar Pandjaitan untuk memimpin dewan ekonomi nasional. Kembalinya Luhut ke pemerintahan mengejutkan banyak pihak di Indonesia.

Politisi berusia 77 tahun itu sebelumnya memberi isyarat akan pensiun. Luhut diambil sumpahnya sebagai Ketua Dewan Perekonomian Nasional di Istana Negara, Jakarta.

“Dewan ini bertugas memberikan nasihat kepada pemerintah mengenai program-program prioritas yang berkaitan dengan perekonomian. Apalagi Pak Prabowo ingin pemerintah tangkas dalam pelaksanaan dan koordinasi program-programnya,” tulis Luhut di media sosialnya, tak lama setelah pelantikannya.

Dewan tersebut akan berfungsi sebagai wadah pemikir ekonomi yang terdiri dari para ahli, menurut Luhut. Ia memperingatkan bahwa pemerintah Indonesia akan menghadapi tantangan ekonomi yang berat ke depan, termasuk kecerdasan buatan (AI), perubahan iklim, dan geopolitik.

Baca Juga: Proyek Ambisius, Prabowo Targetkan Pertumbuhan Ekonomi hingga 8 Persen

Luhut – yang dikenal sebagai “Opung” atau istilah Batak untuk “kakek” – adalah Menteri Investasi pada masa mantan Presiden Joko “Jokowi” Widodo. Jokowi kerap menugaskan Luhut untuk menangani banyak hal, mulai dari pandemi Covid-19 hingga pengelolaan kelapa sawit. Namun Luhut mengambil cuti selama dua bulan pada Oktober 2023 karena sakit yang dirahasiakan.

Baik Luhut maupun Prabowo memiliki latar belakang militer yang sama, yaitu purnawirawan jenderal Angkatan Darat. Luhut mengungkapkan di media sosialnya bahwa Prabowo telah meminta izin istrinya jika mengizinkan sang mantan mengambil peran baru.

Prabowo bermimpi mencapai pertumbuhan sebesar 8 persen dalam tiga tahun pertama masa jabatannya sebagai presiden.